Paripurna Ranperda APBD Mimika Ditunda Lagi | Pasific Pos.com

| 21 January, 2020 |

 Suasana di ruang sidang Paripurna DPRD Mimika Suasana di ruang sidang Paripurna DPRD Mimika

Paripurna Ranperda APBD Mimika Ditunda Lagi

Lintas Daerah Penulis  Senin, 25 November 2019 02:07 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Timika, Pelaksanaan Rapat Paripurna I Masa Sidang III DPRD Kabupaten Mimika, Sabtu (23/11) Tentang Pembukaan Sidang Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD Mimika Tahun 2020 ditunda sebanyak tiga kali lantaran jumlah kehadiran anggota dewan  tidak mencapai forum atau stengah dari jumlah keseluruhan anggota DPRD Mimika.

Sebelumnya rapat paripurna pembukaan Ranperda APBD Mimika tahun 2020 dijadwalkan tanggal 22 November pukul 13.00 WIT, namun kehadiran dewan cuma dua anggota atau tidak memenuhi forum sehingga ditunda pada keesokan harinya atau dijadwalkan tanggal 23 november sekiranya pukul 15.00 WIT namun terpaksa ditunda hingga pukul 19.00 WIT hingga akhirnya diputuskan tidak dilanjutkan hingga waktu yang belum dipastikan karena jumlah anggota dewan yang hadir tidak memenuhi forum.

"Jumlah anggota dewan sebanyak 12 orang, dan sebanyak 18 orang tidak hadir, berarti tidak penuhi forum, jadi saya putuskan rapat ini ditunda hingga adanya undangan susulan," ungkap Ketua DPRD Mimika, Elminus B Mom di ruang sidang Paripurna DPRD, Sabtu (23/11).

Putusan penundaan ini sempat menuai masukan dari beberapa anggota dewan yang hadir.  Seperti Anggota Komisi A DPRD Mimika George Deda yang mengatakan bahwa seharusnya sidang tetap dilaksanakan karena jumlah anggota dewan yang hadir sebanyak 16 orang dan telah memenuhi surat.

"Kehadiran anggota dewan yang berdasarkan laporkan Setwan adalah sebanyak 16 orang. Tapi kemudian ada dua anggota yang terlambat hadir. Itu berarti ada 18 anggota yang hadir. Saya kira sudah memenuhi forum dan rapat harus dilanjutkan," kata George.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Bapem Perda DPRD Mimika Karel Gwijangge setuju dengan penundaan rapat, sebab apa yang diputuskan pimpinan sidang harus dituruti semua anggota forum. Selain itu, jika usulan untuk melanjutkan dan penundaan terus diperdebatkan mala kuatir menimbulkan keributan.

"Saya setuju kalau rapat ditunda karena itu putusan pimpinan sidang," ungkap Karel.

Sedangkan anggota Komisi B DPRD Mimika, Kristian Victor Kabei mengusulkan agar sebelum rapat dilanjutkan, diharapkan agar bisa dihadiri oleh pimpinan Pemkab, dalam hal ini Bupati. Selain itu, harus diawali dengan rapat bamus dewan sehingga rapat peripurna Ranperda APBD tahun 2020 bisa dilaksanakan tepat waktu tanpa diulur-ulur.

"Ini rapat penting karena persoalan APBD. Diharapkan selanjutnya dirapatkan baik sebelum dilanjutkan sehingga kita tidak lagi ulur-ulur waktu," jelasnya. (Ricky)

Dibaca 81 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

Trending Topik