DPRP Dorong Pemerintah Papua Wujudkan Moto Presiden | Pasific Pos.com

| 23 May, 2019 |

DPRP Dorong Pemerintah Papua Wujudkan Moto Presiden

Headline Penulis  Selasa, 18 Agustus 2015 20:21 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura,- Moto “Ayo Kerja” yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dalam Peringatan Hari Kemerdekaan RI ke 70 tahun di Lapangan Mandala, Jayapura, Senin (17/8) pagi mendapat sorotan dari salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Papua.
Tan Wie Long, anggota Komisi 1 DPR Papua yang membidangi Pemerintahan, Politik, Hukum dam HAM berpandangan motto "Ayo Kerja" yang dicanangkan Presiden Jokowi tidak terlepas dari visi misi Gubernur Papua yakni "Papua Bangkit Mandiri dan Sejahtera,".
 “Secara pribadi saya mengartikan motto kerja "ayo kerja" dari Presiden adalah bukan hanya rakyat di motivasi ayo kerja, tapi yang penting adalah  bagaimana kita sebagai aparat sipil negara maupun para pejabat di tingkat Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota mewujudkan hal itu,” kata dia usai menghadiri Upacara HUT RI ke 70 di Lapangan Mandala, Senin (17/8).
Menurutnya, semua komponen, baik Eksekutif, Legislatif maupun MRP harus bisa bersama-sama untuk melaksanakan program-program pemerintah dari tataran tingkat Pusat, tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota.
Sebab selama ini di Papua, lanjutnya, selalu mengaktualisasi kerja  hanya dengan kata-kata, sedangkan untuk pembuktiannya masih belum terealisasi.  Maka itu, diharapkan semua eleeman dapat bekerja sesuai dengan tupoksinya masing-masing dan bidangnya ditengah-tengah masyrakat, khususnya di Provinsi Papua.
 “Inilah yang mungkin dari HUT Indonesia ke 70 tahun kepada warga anak bangsa dan warga RI. Sebagai anak bangsa mari kita sama-sama bersatu melakukan semua tugas-tugas kita, jangan hanya kata kata, tetapi ayo kerja dengan nyata,”ajaknya.
Salah satunya, program Pemerintah Pusat tentang pemberdayaan kampung. Dimana dana yang digulirkan ditingkat Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota sangat besar. “Ini artinya semua stakholder, pemangku kepentingan, apakah dia pejabat negara, pejabat daerah, Tomas, Toga dapat bersatu membangun masyarakat dari tingkat yang  terendah,”ucapnya.
Ia berpandangan, selama ini kinerja Pemerintah Papua belum maksimal. Dimana, Pemerintah cenderung memberikan wacana atau berkata-kata, tanpa mempraktekan ditengah-tengah masyarakat.  “Jadi bukan hanya uang saja yang mereka gelontorkan untuk kampung, tetapi manfaat manusia, ide, tenaga, pikiran. Itu yang diharapkan ditingkat kampung,” ujarnya.
Ia pun mengajak Pemerintah Papua maupun steakholder lainnya untuk mengujudkan moto kerja Presiden Jokowi, sehingga masyarakat dapat hidup sejahtera. “Harus ada satu sinergi antara Legislatif dan Eksekutif, sekarang ini harus betul-betul harus turun ke lapangan. Jangan hanya sifatnya kerja itu di mulut,” tukasnya. (Syaiful)

Dibaca 547 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.