Kenali Ciri – ciri Fintech Ilegal Sebelum Betransaksi | Pasific Pos.com

| 21 January, 2020 |

Adolf F.T. Simanjuntak. Adolf F.T. Simanjuntak.

Kenali Ciri – ciri Fintech Ilegal Sebelum Betransaksi

Ekonomi & Bisnis Penulis  Senin, 25 November 2019 01:07 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura – Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Papua, Adol F.T Simanjuntak meminta kepada masyarakat untuk mengenali ciri – ciri perusahaan teknologi finansial (finance technologi/fintech) ilegal sebelum bertransaksi.

“Sangat mudah mengenali ciri – cirinya, yaitu bunga yang diberikan wajar atau tidak, pakah sesuai dengan ketentuan Asosiasi Fintech Indonesia 0,8 persen per bulan, kalau di atas angka itu bisa dipastikan ilegal, lalu kita lihat perizinannya, karena kalau mengajukan izin ke OJK harus ada Surat Izin Usaha Perdagnagan (SIUP), kalau tidak bisa menunjukkan SIUP, dipastikan ilegal. Kalau seperti itu, kita serahkan ke Kemenkominfo dan akan ditutup jaringannya,” jelas Adolf.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar lebih jeli untuk melakukan pinjaman secara online dengan memastikan fintech lending tersebut telah terdaftar di OJK.

Untuk wilayah Papua, terdapat satu orang peminjam di fintech online ilegal. Adolf menyebutkan, orang tersebut melakukan pinjaman di 4 perusahaan fintech online yang tidak terdaftar di OJK.

Namun, pihaknya tak dapat memfasilitasi kasus seperti itu untuk penyelesaian pengaduannya lantaran perusahaan fintech tempat orang tersebut meminjam ilegal, tidak terdaftar di OJK

Sementara itu, hingga November 2019, OJK mencatat 144 perusahaan pinjaman online terdaftar dan berizin di OJK. Sejak awal tahun 2018 hingga September 2019, Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi yang diketuai OJK telah menangani dan menutup 1.350 perusahaan fintech online ilegal secara nasional.

“1350 perusahaan fintech online ilegal ditutup kerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Kami mengimbau kepada masyarakat sebelum bertransaksi di perusahaan fintech online yang terdaftar di OJK, dapat menghubungi kontak OJK 157, atau melalui website ojk.go.id, “jelas Adolf, Jumat (22/11/2019)

Kepada masyarakat yang berada di Tanah Papua dapat menghubungi nomor telepon kantor OJK (0967) 522466 atau mengunjungi kantor OJK Provinsi Papua dan Papua Barat di kawasan Pasifik Permai, Ruko Dok II, Kota Jayapura. (Zulkifli)

Dibaca 93 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

Trending Topik