Penyusunan Rencana Kontijensi Penanggulangan Kedaruratan KKM Diharap Melalui Perencanaan Matang | Pasific Pos.com

| 18 January, 2020 |

Para peserta penyusunan rencana kontijensi penanggulangan kedaruratan KKM saat mengikuti kegiatan (foto:iis) Para peserta penyusunan rencana kontijensi penanggulangan kedaruratan KKM saat mengikuti kegiatan (foto:iis)

Penyusunan Rencana Kontijensi Penanggulangan Kedaruratan KKM Diharap Melalui Perencanaan Matang

Papua Selatan Penulis  Jumat, 22 November 2019 02:56 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,-Kabid P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, Gerardus Anggojai mengharapkan agar kegiatan penyusunan rencana kontijensi penanggulangan kedaruratan KKM selain telah melalui perencanaan juga diharapkan sudah melalui perhitungan yang matang. Sebab suatu pekerjaan tidak  bisa hanya dikerjakan atau diselesaikan hanya berdasarkan pengalaman dan filling saja namun harus ada perencanaan, perhitungan secara detil serta konsep kerja yang baik.

“Hal ini menjadi pelajaran bagi siapapun dan di bidang apa saja, karena dalam konsep perencanaan tersebut terdapat nilai dan niat yang tulus yaitu ingin melayani dan menyelamatkan orang lain. Namun konsep itu tidak bisa ditentukan atau menjadi kesepakatan dalam waktu singkat. Jadi membutuhkan waktu yang tidak sebentar,”ujarnya saat menutup kegiatan penyusunan rencana kontijensi penanggulangan kedaruratan KKM di Coreinn Hotel Rabu lalu.
 
Ia menegaskan, kegiatan yang telah dilaksanakan sebelum penyusunan beberapa waktu lalu adalah waktu untuk sosialisasi dan merupakan bagian daripada proses. Begitu pula ketika kegiatan ditindak lanjuti dengan penyusunan selama dua hari, itupun merupakan waktu dan ini berarti, untuk menentukan satu rencana dan konsep semua membutuhkan waktu. Hanya saja untuk tahapan selanjutnya tidak hanya sekedar sosialisasi namun sudah masuk dalam tahap pembahasan sehingga semua itu menjadi sebuah proses untuk pematangan atau masa uji coba. Jadi  siapapun yang awalnya tidak tahu akhirnya menjadi tahu dan bisa. “Saya yakin dan percaya, proses yang sudah dilalui sejak awal sosialisasi hingga selesai telah menghasilkan sesuatu yang baru,”pungkas Gerardus.

Dibaca 68 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.