Dinas Koperasi Papua Beri Pelatihan Merajut Noken Untuk 24 Mama Papua | Pasific Pos.com

| 6 December, 2019 |

Dinas Koperasi Papua Beri Pelatihan Merajut Noken Untuk 24 Mama Papua

Ekonomi & Bisnis Penulis  Rabu, 20 November 2019 22:48 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MIMIKA, Dinas Koperasi Provinsi Papua menggelar Pelatihan Keterampilan Produksi Handycraft dan Souvenir kepada mama mama Papua di Rumah Kreatif BUMN di Timika, Rabu (20/11).

Pelatihan tersebut diikuti 24 mama-mama dari dua kelompok perajut noken binaan Dinas Koperasi dan UKM Mimika.

Kasubag Program Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Papua, Ina Monalisa mengatakan kegiatan ini bertujuan memberikan keterampilan kepada mama-mama Orang Asli Papua (OAP) yang ada di Kabupaten Mimika untuk bisa membuat noken dan dijadikan souvenir pada ajang perhelatan nasional PON XX di 2020.

"Dengan pelatihan ini mama-mama bisa berproduksi noken lebih banyak lagi, ini akan tetap berlanjut tidak hanya untuk PON saja tapi selanjutnya sebagai usaha sampingan. Mungkin sebelumnya hanya ibu rumah tangga atau berkerbun tetapi dengan merajut noken, mama-mama bisa menambah pendapatan ekonomi keluarga," ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya bahan yang digunakan berasal dari serat kayu bukan wol atau nilon sehingga diperlukan teknik khusus untuk merajutnya.

"Noken ini dari serat kayu yang bahannya sedikit susah tetapi karena ini adalah ciri khas Papua kami berusaha menciptakan produk lokal yang memang berbasis komunitas unggulan yang ada di Timika. Keunikan asli itu yang mau ditonjolkan setelah itu mungkin bisa ditambahkan ornamen biar tambah cantik," paparnya.

Tidak tanggung-tanggung, pelatih pengrajin yang didatangkan oleh Dinas Koperasi Papua dari Jayapura pun telah membawa noken mewakili Indonesia ke seluruh dunia baik Amerika, Jerman, Belanda hingga Papua New Guinea bernama Martha Ohe.

"Produksi dari noken akan bertambah banyak mengingat Mimika menjadi salah satu tuan rumah PON XX. Produk ini bisa diperlihatkan ke peserta yang akan datang kesini. Besar harapan kami mama-mama skillnya (keterampilan-red) bisa bertambah, yang biasanya satu hari bisa merajut satu, dengan keterampilan yang ditambahkan bisa merajut dua atau tiga noken dalam sehari dengan modifikasi kreasi sendiri," ungkapnya.

"Kami berikan bantuan juga kepada dua kelompok ini untuk menunjang produksi noken seperti  jarum, benang dan terpal. Ini atas permintaan dari mereka dan kami menyediakan,"  imbuhnya.

Menurutnya, koeprasi di Timika sudah banyak yang mulai maju dan berkemang, yang diharapkan adalah banyak koperasi yang lebih mengangkat OAP.

Dibaca 64 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX

Trending Topik