Komnas HAM Papua: 90 Persen Sekolah Sudah Aktif Pasca Kerusuhan Wamena | Pasific Pos.com

| 13 December, 2019 |

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey

Komnas HAM Papua: 90 Persen Sekolah Sudah Aktif Pasca Kerusuhan Wamena

Lintas Daerah Penulis  Rabu, 20 November 2019 22:31 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA- Pasca kerusuhan 23 September yang terjadi di Kabupaten Jayawijaya, Komisi Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) membuka dua Posko pengaduan pro aktif. Adapun dua posko tersebut terletak di Hotel Ranu Jaya Dua dan Sekertariat Keadilan.

Kepala Komnas HAM Papua Frits Ramandey mengatakan, posko tersebut dimaksudkan sebagiamana amanat Komans HAM untuk secara  pro aktif  berada di wilayah-wilayah  yang dipandang memilik potensi pengaduan yang tidak bisa dijangaku serta wliayah-wilayah konflik.

“Wamena bukan wilayah konflik melainkan wilayah pasca kerusuhan, karena itu Komnas HAM membuka  posko pengaduan pro aktif  untuk menerima pengaduan tapi juga sekaligus  posko konsultasi bagi para korban,” ungkapnya, Rabu (20/11).

Dikatakan, pemantauan tersebut lanjut Frits untuk memastikan pelayanan yang ada di Wamena. Sebagaimana di beberapa sekolah, Komnas HAM menemukan  sebagian besar aktiviats sekolah telah berlagsung dengan baik.

“Pantauan Komnas HAM, 90 persen proses belajar mengajar di Wamena sudah berjalan dengan baik. Pemda telah melakukan  langkah-langkah untuk memastikan para guru mengajar juga  memberikan himbauan kepada sekolah untuk bisa kembali aktif,” tuturnya.

Komnas HAM juga meminta kepada Kapolres Jayawijhaya untuk mendatangi sekolah-sekolah yang ada di Jayawijaya, hal ini untuk meyakinkan  para guru dan siswa untuk kembali bersekolah.

“Komnas Ham menghimbau pelajar yang lari ke pingiran kota atau ke Lanny Jaya dan beberapa daerah lainnya  di papua untuk kembali bersekolah, kami juga meminta kepada  Kapolres jika ada anak sekolah misalkan sedang ditahan diberi akses untuk ikut ujian,” pungkasnya.

Dibaca 79 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.