600 Jiwa di Kampung Sosiri Telah Menjadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan | Pasific Pos.com

| 6 December, 2019 |

Penyerahan santunan kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan di Kampung Sosiri. Penyerahan santunan kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan di Kampung Sosiri.

600 Jiwa di Kampung Sosiri Telah Menjadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura – Kepala Bidang Perluasan Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Papua, Jayapura, Nasrullah Umar mengatakan, sebanyak 600 jiwa dari 300 kepala keluarga (KK) di Kampung Sosiri, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura telah menjadi peserta program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

Nasrullah mengungkapkan, potensi untuk menjadi peserta di Kampung Sosiri masih cukup besar mengingat jumlah penduduk di kampung tersebut kurang lebih 1000 jiwa dan bekerja secara mandiri.

“Peserta telah mencapai 600 orang dari 300 kepala keluarga (KK). Komponennya mulai dari aparatur kampung, badan musyawarah kampung (Bamuskam), kampung adat dan masyarakat yang bekerja sebagai pekerja mandiri, sudah terdaftar sebagai peserta untuk program Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Hari Tua (JHT), “jelas Nasrullah.

Kampung Sosiri Resmi Menjadi Desa Sadar BPJS Ketenagakerjaan

Sementara itu, Kampung Sosiri, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura ditetapkan sebagai Desa Sadar Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan melalui peresmian oleh Asisten III Setda Kabupaten Jayapura, Timotius Demetouw bersama Kepala Bidang Perluasan Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Papua, Jayapura, Nasrullah Umar, disaksikan puluhan warga Kampung Sosiri, Senin (18/11/2019).

Nasrullah mengatakan, dari 139 kampung yang ada di Kabupaten Jayapura, baru 36 kampung yang diresmikan sebagai Desa Sadar BPJS Ketenagakerjaan. Kampung Sosiri merupakan kampung ke-36 sebagai Desa Sadar BPJS Ketenagakerjaan.

Ia pun mengungkapkan bahwa masih cukup banyak warga di kampung yang belum tercover program. Pihaknya berharap warga kampung segera menjadi peserta lantaran iuran yang dibayarkan hanya Rp16.800 per orang per bulan untuk 2 program yakni JKM dan JKK.  “Sementara jika terjadi resiko, jaminan sosial yang diterima peserta Rp24 juta untuk program JKM,” kata Nasrullah.

Sekretaris Kampung Sosiri, Frans Entong menyampaikan apresiasi kepada BPJS Ketenagakerjaan yang telah hadir di Kampung Sosiri. Frans berharap seluruh warga kampung yang mayoritas bekerja sebagai nelayan dapat terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan.

 “Yang belum terdaftar sedang kami upayakan untuk terdaftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Kami menunggu rekomendasi dari Pemerintah Kabupaten Jayapura, jika sudah ada, maka akan dianggarkan untuk segera menjadi peserta,” imbuhnya.

Asisten III Setda Kabupaten Jayapura, Timotius Demetouw menyampaikan menyambut baik program BPJS Ketenagakerjaan yang menyentuh langsung ke kampung-kampung.
BPJS Ketenagakerjaan, kata Timotius, memberikan kepastian jaminan sosial bagi warga kampung yang telah menjadi peserta apabila terjadi resiko disaat mereka menjalankan aktivitas sebagai pekerja mandiri. (Zulkifli)

Dibaca 59 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX

Trending Topik