Kampanyekan Keselamatan Penerbangan, Bidik Dunia Pendidikan | Pasific Pos.com

| 6 December, 2019 |

Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah X, Usman Effendy (foto:iis) Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah X, Usman Effendy (foto:iis)

Kampanyekan Keselamatan Penerbangan, Bidik Dunia Pendidikan

Papua Selatan Penulis  Senin, 11 November 2019 05:43 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,-Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah X belum lama ini mensosialisasikan atau mengkampanyekan keselamatan penerbangan Indonesia dengan tema “Menumbuhkan kesadaran akan keamanan dan keselamatan penerbangan melalui dunia pendidikan”. Adapun yang menjadi sasaran pertama adalah para siswa di tingkat SMA dimana kali ini dipusatkan di SMAN 3 Merauke dengan menekankan beberapa materi penting yaitu tentang kebandarudaraan, navigasi penerbangan, PKP-PK, keamanan penerbangan (AVSEC), penanganan barang berbahaya, kelaikudaraan dan angkutan udara.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah X, Usman Effendy menyampaikan bahwa kantor otoritas masih berusia 8 tahun dan yang berada di wilayah paling ujung timur adalah wilayah X. Kantornya sendiri berada di Kabupaten Merauke dengan fungsi antara lain melakukan pengaturan, pengawasan dan pengendalian seluruh stake holder penerbangan yang ada di Papua. Baik lapangan terbang, AIR NAV, maskapai penerbangan hingga ground handling.
Lebih lanjut ia mengemukakan  bahwa lapangan terbang atau bandar udara yang ada di Indonesia sangat banyak , hingga 500 lebih. “Kami datang ke sekolah ini untuk memperkenalkan dunia penerbangan, termasuk dari sisi keamanan yang masing-masing dihandle oleh bagian inspektur. Baik inspektur angkutan udara, inspektur kelaikudaraan, inspektur navigasi penerbangan dan inspektur bandar udara. Jadi lengkaplah inspektur yang ada di Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah X untuk mengawasi dan mengendalikan operasional penerbangan di wilayah Papua,”jelas Usman.

Ia menyampaikan terima kasih kepada SMAN 3 Merauke yang telah menerima kunjungan pihaknya sehingga lebih mengenal tentang bandar udara dan ke depan diharapkan ada lulusan SMAN 3 yang dapat menjadi pegawai bandara, maskapai maupun di lingkup otoritas. “Syaratnya harus banyak belajar karena tidak ada yang namanya KKN. Jadi semua berjalan secara online dan sesuai dengan kapasitas yang dimiliki. Khususnya kemampuan dalam berbahasa Inggris yang sangat dibutuhkan saat ini. Semoga apa yang kita sampaikan dapat memberikan manfaat dan nilai tambah bagi seluruh keluarga besar SMAN 3,”pungkasnya.

Dibaca 40 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

Trending Topik