Program Dosen Ngajar Di Sekolah Disambut Positif | Pasific Pos.com

| 19 January, 2020 |

Jajaran Unmus saat menghadiri kegiatan (foto:iis) Jajaran Unmus saat menghadiri kegiatan (foto:iis)

Program Dosen Ngajar Di Sekolah Disambut Positif

Papua Selatan Penulis  Rabu, 06 November 2019 10:51 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,-Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke, Thiasoni Betaubun mengemukakan bahwa pihaknya menyambut baik upaya yang dilakukan oleh UNMUS dengan menurunkan dosen ke sejumlah sekolah melalui program dana hibah yang sudah dikucurkan. Untuk saat ini yang tengah gencar dikejar adalah soal TIK karena sudah memasuki era globalisasi. Sebanyak 153 kepala sekolah juga telah mengikuti Bimtek khusus. Ia juga mengemukakan bahwa untuk sekolah-sekolah yang tengah berjuang mencapai akreditasi B memang tidak mudah, terutama untuk di wilayah Papua.

Untuk Kabupaten Merauke sendiri membutuhkan tenaga guru hingga 4.016 orang, sementara guru yang ada hanya 2.445 sehingga tenaga guru masih mengalami kekurangan 1.656 orang. “SDM memang menjadi fokus utama saat ini dan sesuai dengan apa yang ditekankan oleh Presiden Jokowi. SDM ini berjalan beriringan dengan era globalisasi. Di Merauke kita memang lagi mengejar hal tersebut untuk menuju kepada IT atau era terbuka,”ujarnya pada desiminasi hibah FKIP UNMUS di Gedung PKM belum lama ini. Sementara itu Dekan FKIP UNMUS, Lay Riwu menyampaikan terima kasih kepada sekolah yang telah menerima dosen Unmus untuk mengajar dalam implementasi PDS.  

Terkait dengan general education atau pendidikan umum, fokus dengan mengusung tiga tema yaitu pendidikan anti korupsi, pendidikan bela negara dan pendidikan penanggulangan kebencanaan. Namun khusus FKIP UNMUS memilih tema pendidikan anti korupsi sesuai dengan mata kuliah umum yang ada di UNMUS. Jadi dinilai lebih cocok untuk diterapkan karena sesuai syarat yang ada hanya bisa memilih satu tema saja.

Selain itu setiap universitas hanya dapat mengusulkan satu proposal. Tidak hanya itu, hibah yang lainnya adalah dalam hal pendidikan khusus sebagai bentuk perhatian Belmawa terhadap pendidikan khusus di tanah Anim Ha. “Dengan melaksanakan desiminasi maka diharapkan ada masukan, kritik dan saran bagi pengelola hibah agar pelaporan kepada pihak kementerian juga dapat berjalan maksimal,”ujarnya.

Dibaca 54 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

Trending Topik