Pria Paruh Baya Tewas Saat Berhubungan Badan | Pasific Pos.com

| 6 December, 2019 |

Korban saat dievakuasi dari lokasi kejadian Korban saat dievakuasi dari lokasi kejadian

Pria Paruh Baya Tewas Saat Berhubungan Badan

Kriminal Penulis  Selasa, 05 November 2019 22:34 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA - Andarias Rambasalu (55) pegawai negeri sipil Dinas Kependudukan dan catatan sipil Kabupaten Keerom, di temukan tewas disalah satu Kamar penginapan, Selasa (5/11) pagi.

Data yang diperoleh, korban meninggal dunia saat sedang berhubungan badan dengan wanita panggilan berinisial SR (43) di dalam kamar penginapan di di Distrik Muaratami.

Belum di ketahui penyebab kematian korban, dugaan sementara korban tewas akibat mengonsumsi obat kuat.

Kapolres Kota Jayapura AKBP Gustav R Urbinas ketika dikonfirmasi melalui Kasubag Humas Iptu Jahja Rumra membenarkan hal itu, dimana saat ini kasus tersebut telah ditangani oleh Unit Reskrim Polsek Muaratami.

"Iya benar ada kasus temuan mayat pria di penginapan di seputaran Distrik Muaratami," ungkap Jahja, Selasa (5/11) sore.

Kata Jahja, pihaknya belum bisa memastikan penyebab kematian korban apaka karena riwayat penyakit yang diderita atau lantaran overdosis obat kuat yang konsumsi, lantaran dari hasil visum dokter tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya.

"Kami masih akan dalami lagi kasus itu. Menurut keterangan anaknya, korban semasa hidup memiliki riwayat penyakit jantung dan darah tinggi," jelasnya.

Lanjut Jahja, menurut keterangan saksi SR, sebelum tewas, korban sempat kejang-kejang dan mengeluarkan busa dari mulut, dimana ketika itu saksi mencoba melakukan pertolongan pertama pada korban dengan memberikan nafas bantuan.

"Korban sempat dibawa lari ke rumah sakit terdekat, namun sayang nyawa korban tidak dapat tertolong," ucapnya.

Jahja menambahkan, saat ini jenazah korban telah dipulangkan oleh pihak keluarga dan rencananya akan di terbangkan ke Toraja untuk disemayamkan.

Dibaca 119 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

Trending Topik