Polisi Masih Buruh Tiga DPO Kerusuhan Wamena | Pasific Pos.com

| 19 January, 2020 |

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal

Polisi Masih Buruh Tiga DPO Kerusuhan Wamena

Kriminal Penulis  Senin, 04 November 2019 11:19 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA - Tiga tersangka kerusuhan Wamena yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) yakni HW (21), BA (21) dan PW (21) hingga kini masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

Hal itu diungkapkan Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal saat diwawancarai, beberapa waktu lalu.

Kamal menuturkan, pihak kepolisian setempat tengah mengumpulkan keterangan warga maupun alat bukti untuk mengungkap keberadaan tiga DPO kasus kerusuhan Wamena. Ketiganya memiliki peran berbeda dalam rusuh 23 September lalu.

“Bermacam-macam, makanya ada beberapa gambar dan foto yang kita kumpulkan. Kita mintai para saksi karena ada yang aktif, mengajak dan berteriak untuk melakukan perusakan dan pembunuhan. Ini yang menjadi catatan penyidik untuk didalami lebih lanjut,” terangnya.

Total 21 tersangka yang telah ditetapkan aparat gabungan Polres Jayawijaya dan Polda Papua terkait kerusuhan Wamena. Dari 21 tersangka, delapan orang di antaranya adalah mahasiswa eksodus.

Kamal menjelaskan, Tim gabungan Polres Jayawijaya dan Polda Papua sebelumnya tekah menangkap Kepala Desa Ninabua berinisial YA, atas dugaan keterlibatan dalam kerusuhan Wamena yang menimbulkan 33 korban jiwa, pada 23 September lalu.

" Tersangka ini kami ditangkap saat berada di rumahnya Kampung Ninabua, Distrik Asolokobal, Jumat (1/11) dini hari pukul 03.50 WIT. Aparat terpaksa melumpuhkan dengan timah panas karena tersangka melakukan perlawanan dan mencoba melarikan diri," tuturnya

Lanjut Kamal, YA merupakan salah satu terduga provokator kerusuhan Wamena yang telah masuk daftar pencarian orang (DPO) Polres Jayawiaya. Peran YA terungkap dalam rekaman video yang diduga tengah mengerahkan ratusan orang melakukan kekerasan terhadap warga.

Dibaca 81 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

Trending Topik