NPC Optimis Papua Jadi Tuan Rumah Peparnas 2020 | Pasific Pos.com

| 19 January, 2020 |

NPC Optimis Papua Jadi Tuan Rumah Peparnas 2020

Olahraga Penulis  Selasa, 29 Oktober 2019 11:42 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

SOLO – Nasional Paralympic Commite (NPC) Indonesia masih tetap optimis pelaksanaan Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) tahun 2020 di tanah Papua.

Hal itu disampaikan Sekjen NPC Indonesia Ukun Rukaendi, kepada wartawan usai penutupan Kejurnas NPC Indonesia, di Hotel Lor-In Solo, Jawa Tengah, Senin (28/10/2019).

Meski adanya wacana pemindahan tuan rumah Peparnas ke Jakarta, tidak menyurutkan rasa optimis NPC jika Papua tetap mampu dan sanggup menjadi tuan rumah yang baik dalam sisi prestasi maupun penyelenggaraan.

"Kami masih optimis dan menaruh harapan besar kepada Papua agar bisa menjadi tuan rumah yang baik, meski tidak mudah, tapi kami mendukung Pemerintah Papua dengan sukseskan PON maupun Peparnas 2020," tegasnya.

Dijelaskannya, Papua merupakan salah satu provinsi yang memiliki atlet difabel yang terbaik dan penyumbang medali di event skala Internasional.

"Kita lihat saat ini terbukti di cabor renang ada 5 atlet, tenis meja 2 atlet dan atletik ada 2 atlet yang sedang menjalani pelatnas NPC Indonesia sebelum berlaga di Manila, Filipina 2020 mendatang. Mereka merupakan andalan Indonesia untuk meraih medali, apalagi baru-baru saja perenang Papua Marinus Melianus Youwe baru saja mendapatkan penghargaan dari Kemenpora," bebernya.

Oleh karena itu, dirinya berharap Pemerintah Papua dan Pemerintah Pusat bisa saling koordinasi untuk memantapkan persiapan Papua sebagai tuan rumah nantinya, apalagi event Peparnas tidak boleh dipisahkan dengan penyelenggaraan PON 2020.

"Harusnya kita terus lakukan koordinasi dengan pemerintah Papua dan NPC Indonesia agar apa yang menjadi kendala, bisa kita berikan masukan agar sukses Peparnas. Koordinasi sangat penting sekali karena event ini milik kita bersama," harapnya.

Sekjen Ukun juga mengimbau kepada Pemerintah Provinsi Papua agar menyediakan fasilitas pendukung bagi akses disabilitas baik di tiap venue maupun sejumlah fasilitas umum jelang pelaksanaan event olahraga Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) tahun 2020 di tanah Papua.

"Fasilitas akses bagi atlet difabel ini sangatlah penting, itu menjadi bagian sukses penyelenggaraan Peparnas 2020 di Papua," tandasnya.

Sementara itu, Ketua NPC Papua H. Jaya Kusuma, berharap agar Peparnas bisa dipertandingkan di tanah Papua, sebab ini menjadi pembuktian bahwa atlet difabel yang dinilai masih kurang diperhatikan bisa mengharumkan dan membanggakan kontingen Papua di Peparnas 2020 mendatang.

"Saya rasa pemerintah tetap melihat dan bantu, hanya saja perlu melihat sejauh mana prestasi yang telah di torehkan anak-anak Papua, mereka andalan Indonesia dan Papua harus bangga bisa memiliki asset terbaik kedepannya, bukan hanya Peparnas, namun multi event lainnya, apalagi kita mau wujudkan misi Gubernur Papua Lukas Enembe yang inginkan anak Papua berlaga di Olimpiade dan kami miliki atlet yang bisa capai itu," katanya.

Pria yang menjabat sebagai Kadistrik Jayapura Selatan ini mengatakan bahwa akses disabilitas tetap harus di sediakan, pasalnya Ia tak menapik askes tersebut masih sangat jarang ditemukan di Papua. Sehingga diharapkan dengan menjadi tuan rumah Peparnas 2020 adanya koordinasi NPC Papua, PB PON maupun dari Pemerintah Provinsi Papua dalam hal ini Gubernur Papua Lukas Enembe.

"Kami dari NPC Papua sangat berharap bisa bertemu dengan Gubernur Papua Lukas Enembe yang juga Ketua Umum PB PON 20 Papua maupun Disorda Papua untuk membicarakan tuan rumah Peparnas kedepan seperti apa. Ini juga bagian dari sukses penyelenggaraan maupun prestasi Papua di tingkat Nasional, berharap tidak lagi dipindahkan karena Peparpenas pelajar ini kita sudah tidak jadi tuan rumah," harapnya.

Ditambahkan, NPC Papua menjanjikan bakal memberikan prestasi gemilangnya untuk tanah Papua. Apalagi menurutnya di prestasi sebelumnya di Peparnas, Papua terus berada di peringkat ke-5 besar se-Indonesia.

" Peparnas 2016 di Jawa Barat, Papua peringkat lima besar, Kejurnas ini pun masuk 5 besar. Apalagi tuan rumah, kebanggan atlet dan motivasi untuk tunjukan prestasi mereka di masyarakat Papua. Kita bisa lebih baik dari 5 besar dengan persiapan yang matang karena sebagian atlet ada TC di luar Papua dan kita turunkan atlet pelatnas dan mereka pasti dulang medali emas bagi kontingen Papua di Peparnas 2020," tutupnya.

Dibaca 109 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

Trending Topik