Resmikan Jembatan Youtefa, Jokowi Ingatkan Kebersihan dan Potensi Wisata | Pasific Pos.com

| 13 December, 2019 |

Resmikan Jembatan Youtefa, Jokowi Ingatkan Kebersihan dan Potensi Wisata

Kota Jayapura Penulis  Senin, 28 Oktober 2019 19:51 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA,-  Presiden Indonesia Joko Widodo meresmikam Jembatan Youtefa yang berada di Kota Jayapura, Papua, Senin (28/10/2019).

Usai meresmikan ia berpesan kepada pemerintah daerah untuk dapat dijaga keberadaannya, kebersihannya dan lain sebagainya.

Menurut Jokowi, pihaknya berharap Jembatan Youtefa ini dapat dijadikan momentum untuk Papua bangkit dan maju di kancah global. Jembatan Youtefa dibangun sejak 2015, saat itu peletakan batu pertamanya dilakukan sendiri oleh Joko Widodo saat masih menjabat sebagai presiden periode 2014-2019.

“Saya harap kita jadikan Jembatan Youtefa sebagai momentum Papua bangkit yang maju dan melahirkan kemajuan dan pemuda/pemudi Papua berprestasi serta memiliki daya saing di kancah global,” terang Jokowi, disela-sela peresmian jembatan tersebut.

Ia juga berpesan kepada masyarakat Jayapura dan sekitarnya agar bersama-sama dengan pemerintah setempat menjaga, kebersihan dan keberadaan jembatan tersebut.

“Kenyamanan (jembatan harus) dipercantik lagi dengan lampu dan taman. Sebab sekarang Jembatan Youtefa ini sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat Papua,” terang ia.

Jembatan Youtefa yang dibangun selama empat tahun menghabiskan anggaran Rp1,8 triliun dengan tiga bagian pengerjaan, pertama akses bangunan dengan panjang 9.950 meter, kedua jalan pendekat sepanjang 320 meter dan ketiga jembatan pendekat sisi Holtekamp 900 meter.

Pembangunan jembatan yang berada di atas Teluk Youtefa tersebut, menghabiskan anggaran sekitar Rp1,8 triliun. Panjang bentang utama Jembatan Youtefa mencapai 732 meter dan menghubungkan kawasan utama Kota Jayapura dengan Distrik Muara Tami. Lebar Jembatan Youtefa ini yakni 21 meter dengan jalan panjang penghubung sepanjang 10 kilo meter.

Dibaca 86 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.