54 Jenazah Sudah Diangkut dari Lokasi Jatuh Trigana Air | Pasific Pos.com

| 22 May, 2019 |

54 Jenazah Sudah Diangkut dari Lokasi Jatuh Trigana Air

Headline Penulis  Kamis, 20 Agustus 2015 19:10 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

“4 Jenazah Dievakuasi ke Jayapura”

Jayapura,- Tim evakuasi sampai sore kemarin telah mengangkut jenazah-jenazah korban jatuhnya Trigana Air di Okbape, Kabupaten Pegunungan Bintang. 54 jenazah berhasil diambil dari lokasi dan sudah ada di RSUD Oksibil.
Dari informasi yang diterima media ini, 42 kanton jenazah terdapat beberapa kantong jenazah yang berisi lebih dari satu jenazah dikarenakan kondisi jenazah sudah tidak utuh. Rencananya, proses evakuasi korban jenazah pasawat naas tersebut ke Jayapura  hari ini (Kamis-red).
Sementara itu, Empat jenazah korban berhasil dievakuasi ke Bandara Jayapura sore kemarin, menggunakan pesawat milik maskapai Trigana Air dari Bandara Oksibil, Kabupaten Pegunubgan Bintang.
Keempat jenazah dengan nomor peti 001, 002, 003 dan 004 dibawa ke Rumah Sakit Bahyangkara Kotaraja, dilakukan upacara serah terima jenazah dari Kepala Badan SAR Nasional ke Kapolda Papua  untuk selanjutnya di bawa ke Rumah Sakit Bahayangkara sekitar pukul 17.20 Wit.
Dalam sambutannya Kabasarnas Bambang Soelistyo mengatakan pihaknya beserta seluruh tim basarnas meliputi TNI, Polri, Basarnas dan Keluarga besar Trigana Air mengucapkan bela sungkawa atas musibah yang menewaskan seluruh penumpang dan awak pesawat tersebut.
Selanjutnya keempat jenazah di bawa menggunakan mobil ambulan milik Basarnas, ambulan dari TNI, ambulan dari TNI AU dan ambulan dari BNPB berangerak menuju RS. Bhayangkara Papua di Kotaraja untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan oleh tim DVI.
Kapolda Papua Brigjend Pol Paulus Waterpauw mengatakan, keempat jenazah yang berhasil dievakuasi ini semuanya dalam kondisi terbakar.
Evakuasi jenazah ini dilakukan oleh tim gabungan yang ada di lokasi jatuhnya pesawat melalui jalan darat ke Bandara Oksibil kurang lebih delapan jam.
Sementara itu, Kombes Pol. dr. Raimon Amaman Kepala TIM Identivikasi Korban Trigana Air, mengatakan  telah dibuat satu posko Pos mortem dan Dua pos Antem mortem disiapkan Biddokkes Polda Papua untuk proses identivikasi 54 jenazah Trigana Air ATR 42 PK YRN di Distrik Okbape Kabupaten Pegunungan Bintang Papua.
"Satu pos mortem dan dua antem mortem telah siap untuk proses evakuasi. Untuk pos mortem ada di Rumah Sakit Bahayangkara, sedangkan Antemortem ada di Bandara dan Rumah sakit Bhayangkara," katanya.
Dikatakan, saat ini, data sampel pembanding DNA dari pihak keluarga korban telah diambil untuk  kemudian dicocokkan dengan korban jika korban telah dievakuasi.
"Yang kami dapat data antemortemnya sudah 48 korban yang keluarganya sudah datang melapor, masih ada 6 lagi, 3 dari penumpang dan 3 dari pihak Trigana untuk data antemortemnya," kata Raimon.
Sedangkan Tim yang ada di Oksibil dijelaskan telah mengumpulkan data Antemortem 21 orang keluarga korban, namun akibat komunikasi yang tidak bagus hingga pihaknya belum bisa berkomunikasi lanjut.
Sementara itu, dari pantaua media ini, isak tangis sontak pecah saat empat jenazah korban Trigana Air yang diangkut menggunakan empat unit mobil ambulance tiba, di Rumah Sakit Bhayangkara.
Keluarga korban yang sudah menunggu sejak siang hari, tak dapat menahan haru begitu mendengar suara sirene ambulance memasuki kawasan rumah sakit.
Setibanya empat jenazah, tim Polda Papua langsung mengarahkan keluarga menunggu di lokasi Tongkonan (rumah adat suku Toraja-red), ini dilakukan agar tidak mengganggu proses identifikasi.
"Nanti kita akan terus berikan informasi terupdate kepada keluarga. Tapi sekarang, biar mereka menunggu dulu. Sampai proses identifikasi selesai baru kita ak panggil lagi untuk memberikan keterangan lebih lanjut," kata Kabid Humas Polda Papua Patrige. ( Fani/Edi)

Dibaca 624 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.