Penetapan UMP 2020, Pemprov Papua Lakukan Survei | Pasific Pos.com

| 7 December, 2019 |

Yan Piet Rawar Yan Piet Rawar

Penetapan UMP 2020, Pemprov Papua Lakukan Survei

Info Papua Penulis  Selasa, 22 Oktober 2019 15:07 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA,- Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Tenaga Kerja akan survei Kebutuhan Hidup Layak (KHL) sebelum menentukan besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2020.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Papua Yan Piet Rawar mengatakan, penetap UMP Papua tetap akan mengacu pada Peraturan Pemerintath nomor 78 tahun 2015.

“Seperti kita ketahui bahwa pemerintah pusat telah mengumumkan kenaikan UMP untuk provinsi sebesar 8,51 persen, namun sebelum penetapan UMP Papua, ada satu mekanisme terlebih dahulu akan kita lakukan,” Kata Rawar.

Menurutnya, survey dilakukan untuk melihat peningkatan kebutuhan dasar terutama pendapatan per kapita masyarakat pada kabupaten/kota, selanjutnya diserahkan ke Gubernur untuk ditetapkan.

“Hasil survey ini kami akan rekomendasikan kepada gubernur untuk ditetapkan,” Jelasnya.

Ia mengaku tahun lalu pihaknYa melakukan survey kebutuhan terendah dan tertinggi, dimana kebutuhan terendah terdapat di kabupaten Nabire.

“Untuk Kabupaten/kota juga bisa menetapkan sesuai dengan kondisi atau menetapkan Upah Minimum Kabupaten (UMK),” tandasnya.

Selain itu, Kabupaten/kota dapat melakukan penyesuain dengan UMP Sehingga bisa diimplementasikan pada tahun 2020.

“Kami menghimbau kepada pengusaha, apabila sudah ditetapkan oleh gubernur maka harus dilaksanakan,” himbaunya.

Sebelumnya Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri telah meneken Surat Edaran kepada Gubernur se-Indonesia ihwal kenaikan upah minimum pada 2020. Berdasarkan surat edaran tersebut, kenaikan upah minimum provinsi dan upah minimum kabupaten/kota tahun depan dipatok 8,51 persen.

"Kenaikan UMP dan atau UMK tahun 2020 berdasarkan data inflasi nasional dan pertumbuhan ekonomi nasional yaitu 8,51 persen," termaktub dalam surat yang diteken Hanif pada Selasa, 15 Oktober 2019.

Dibaca 108 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.