Masterplan Dokumen Berbasis DMD Rampung November | Pasific Pos.com

| 9 December, 2019 |

Sekertaris Unit Percepatan Pembangunan Daerah (UPPD) Kabupaten Jayapura, Zeth Freed Ohoiwutun Sekertaris Unit Percepatan Pembangunan Daerah (UPPD) Kabupaten Jayapura, Zeth Freed Ohoiwutun

Masterplan Dokumen Berbasis DMD Rampung November

Kabupaten Jayapura Penulis  Selasa, 22 Oktober 2019 14:59 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

SENTANI - Unit Percepatan Pembangunan daerah (UPPD) Kabupaten Jayapura menyampaikan penggarapan masterplan dokumen tentang pembangunan berbasis Distrik Membangun Distrik (DMD) ini rencananya ditargetkan rampung pada bulan November 2019 mendatang.

Sekertaris Unit Percepatan Pembangunan Daerah (UPPD) Kabupaten Jayapura, Zeth Freed Ohoiwutun menerangkan, masterplan dokumen tentang pembangunan berbasis Distrik Membangun Distrik (DMD) rencananya pada bulan November dipastikan rampung.

Selanjutnya masterplan atau rencana induk Distrik ini akan dilaunching di Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), di Jakarta.

Zeth mengatakan, launching dokumen DMD bersama Bappenas direncanakan dihadiri oleh kementian terkait yang memiliki keterkaitan dengan program Distrik. Selain itu, katanya, dengan disaksikan kementrian/lembaga terkait merupakan bagian penting dalam memperkuat draf Peraturan Pemerintah (PP) terbaru tentang Kecamatan (Distrik).

“Kami bersyukur rancangan terbaru tentang Kecamatan ini hampir 80 persen isinya mengacu pada apa yang dibuat oleh Kabupaten Jayapura” beber pria yang akrab disapa Edi ini usai penutupan Workshop Sinkronisasi Kewenangan Distrik dan Penjelasan Draf Masterplan Pengembangan Distrik di Kabupaten Jayapura, yang berlangsung di Hotel Grand Alisson, Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, Jumat (18/10) sore.

Dirinya juga menambahkan, ini merupakan hal positif bagi Kabupaten Jayapura karena Pemerintah Pusat dalam menyusun draf Peraturan Pemerintah (PP) tentang Kecamatan itu, rujukannya mengacu pada inovasi-inovasi hasil kerja keras Bupati Jayapura berserta jajarannya.

“Inovasi yang dibangun Bupati Jayapura bersama teman-teman di Pemda Kabupaten Jayapura punya dampak luas yang berskala Nasional. Jadi, kami harapkan aparat Distrik untuk serius lakukan perubahan-perubahan,” paparnya.

Dengan begitu setiap harapan yang diawali dari mimpi besar demi wujudkan masyarakat sejahtera adil dan makmur, bisa terus dipacu agar dinamika dan akselerasinya secara nyata dapat terwujud sesuai harapan.

“Apa yang diperoleh dan dihasilkan merupakan puncak dari rangkaian kegiatan yang telah berjalan selama ini. Dan, setelah kegiatan workshop sinkronisasi ini, maka diminggu selanjutnya akan diintegrasikan ke dalam Rencana Kerja dan Anggaran Distrik untuk tahun 2020 nanti,” paparnya.

Konsekuensi logis soal pelimpahan kewenangan dari OPD ke Distrik yang bersifat delegatif adalah program dan anggaran. Konsekuensi lainnya ke depan dalam upaya pengembangan Distrik akan dihitung dari berbagai aspek. Dampak lain akibat sebagian kewenangan OPD diberikan ke tingkat Distrik secara perlahan pertumbuhan ekonomi di tingkat Distrik.

Dibaca 50 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.