Ketika TNI Ajari Anak-Anak Membaca | Pasific Pos.com

| 20 November, 2019 |

Satgas saat mengajari anak-anak (foto:ist) Satgas saat mengajari anak-anak (foto:ist)

Ketika TNI Ajari Anak-Anak Membaca

Papua Selatan Penulis  Senin, 21 Oktober 2019 11:44 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,-Semua anak-anak di manapun keberadaannya sangat layak untuk mendapatkan fasilitas pendidikan yang memadai. Tetapi pada kenyataannya di beberapa daerah khususnya di pelosok dan pedalaman, masih ada anak-anak yang belum merasakan fasilitas pendidikan yang memadai tersebut. Jangankan untuk membaca, menulispun mereka banyak yang belum bisa karena di daerah tersebut belum ada sarana pendidikan.

Seperti di Kampung Kogir Distrik Minyamur Kabupaten Mappi masih banyak anak usia sekolah yang belum bisa menulis dan membaca. Melihat kondisi seperti itu, anggota Satgas TMMD Ke-106 Kodim 1707/Merauke, Serda M. Imron di sela-sela kesibukannya dalam membangun fasilitas, ia berupaya mengajari anak-anak Kampung Kogir belajar menulis dan membaca. ”Di Kampung Kogir ini belum ada sarana pendidikan sekolah, jadi anak-anak usia sekolah masih banyak yang belum lancar dalam menulis dan membaca,”kata Serda Imron.

Di sela-sela kesibukan pihaknya dalam membangun, ia juga mengumpulkan anak-anak untuk belajar bersama-sama dengan harapan mereka bisa lancar dalam menulis dan membaca. Sedangkan dalam pelaksanaan belajar kali ini, dari Satgas TMMD Ke-106 Kodim 1707/Merauke juga membagikan alat tulis seperti pensil dan buku. Kegiatan mengajar seperti ini selain merupakan program non fisik TMMD Ke-106 Kodim 1707/Merauke juga arahan dari Komandan Kodim 1707/Merauke Letkol Inf Eka Ganta Chandra, S.I.P selaku Dansatgas TMMD Ke-106 Kodim 1707/Merauke bahwa kegiatan TMMD Ke-106 dalam membangun juga turut serta membantu kesulitan masyarakat setempat termasuk membantu mencerdaskan anak-anak.

Serda M. Imron menambahkan, kegiatan belajar dilakukan di halaman rumah Alfons Hero, salah satu warga Kampung Kogir. Walaupun kondisi tempat belajarnya terbuka tetapi tidak menyurutkan semangat anak-anak untuk ikut belajar, hal tersebut menandakan bahwa semangat anak-anak untuk bisa menulis dan membaca cukup tinggi.

Dibaca 35 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.