Adat Sayangkan Mecetnya Roda Pemerintahan Kampung Doyo Baru | Pasific Pos.com

| 16 November, 2019 |

Tokoh Adat Waibu yang juga sebagai Ondoapi Kampung Bambar, Orgenes Kaway bersama Wakil Bupati Jayapura, Giri Wijayantoro. Tokoh Adat Waibu yang juga sebagai Ondoapi Kampung Bambar, Orgenes Kaway bersama Wakil Bupati Jayapura, Giri Wijayantoro.

Adat Sayangkan Mecetnya Roda Pemerintahan Kampung Doyo Baru

Kabupaten Jayapura Penulis  Rabu, 16 Oktober 2019 23:02 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

SENTANI – Lembaga Masyarakat adat Waibu menyayangkan macetnya roda pemerintahan di Kampung Doyo Baru Distrik Waibu. Akibatnya banyak warga masyarakat yang mengeluh tidak mendapat pelayanan pemerintah kampung sebagaimana mestinya.

“Sebagai lembaga adat Waibu kami meminta dengan tegas kepada para pihak, terutama pihak Distrik Waibu dan Pemerintah Kabupaten Jayapura agar segera menyikapi macetnya roda pemerintahan dan pelayan publik di Kampung Doyo Baru,” ujar Tokoh Adat Waibu yang juga sebagai Ondoafi Kampung Bambar, Orgenes Kaway di Doyo Baru, Rabu (16/10) pagi.

Dikatakan, penyebab macetnya roda pemerintahan dan pelayanan publik di Kampung Doyo Baru sampai dengan saat ini, hendaknya disampaikan kepada masyarakat perihal penyebab, bukan didiamkan. Sehingga terkesan ada persoalan yang sedang di tutup-tutupi dari publik di Doyo Baru.

Menurutnya, jika persoalannya terletak pada akhir masa jabatan kepala kampung, maka idealnya pihak Distrik Waibu menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kampung Doyo Baru guna mengisi kekosongan jabatan tersebut sambil menyiapkan pentahapan pemilihan kepala kampung baru.

“Kepala Distrik Waibu itu anak asli Waibu dan pernah menjabat sebagai kepala Kampung Doyo Baru, lalu kenapa tidak mengambil langkah-langkah menyelesaikan macetnya roda pemerintahan dan pelayanan publik yang terjadi selama ini,” tukas Ondo Kaway

Jika macetnya roda pemerintahan dan pelayanan di Kampung Doyo Baru terjadi akibat adanya sejumlah permasalahan yang tidak disampaikan ke publik, maka kepala distrik selaku penanggungjawab kewilayahan di Distrik Waibu segera menyelesaikan persoalan.

Kaway yang juga sebagai Anggota Komisi IV DPR Papua ini mengharapkan, Pemerintah Kabupaten Jayapura melalui OPD tekhnis dapat memanggil para pihak, dalam hal ini, Kepala Distrik Waibu, Kepala Kampung Doyo Baru yang lama dan pihak berkompeten lainnya untuk menjelaskan duduk permasalah yang berujung pada macetnya roda pemerintahan dan pelayanan publik.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintan Kampung (DPMPK) Kabupaten Jayapura, Elisa Yarusabra, S.Sos, M.Si menjelaskan, pihaknya tidak mengetahui pasti macetnya roda pemerintahan dan pelayanan di Kampung Doyo Baru sebab itu bukan ranahnya DPMPK.

“Kami hanya mengurus soal pembiayaan ke kampung-kampung. Sedangkan permasalahan pemerintahan kampung menjadi ranahnya teman-teman di Bagian Pemerintahan dan Asisten I Setda Kabupaten Jayapura,” pungkas Yarusabra saat dimitai pendapatnya.

Kendati demikian, Elisa menandaskan, kondisi seperti yang dialami oleh Kampung Doyo Baru harus mendapat perhatian serius pihak Distrik Waibu. Kepala Distrik secepatnya memfasilitasi penyelesaian permasalah kalaupun ada permasalahn.

Jika tidak ada permasalahan maka, sesegera mungkin pihak distrik menunjuk salah satu stafnya menjadi Plt yang selanjutnya Plt bertanggungjawab membentuk panitia pemilihan kepala kampung baru, panitia dapat menyusun jadwal pentahapan pemilihan kepala kampung.

“Kami berharap agar masyarakat di Kampung Doyo Baru untuk bersabar mengikuti semua proses yang akan berlngsung hingga terpilihnya kepala kampung yang baru nanti. Dan kepada pihak distrik dan Bagian Pemerintah Setda Kabupaten Jayapura supaya menyikapi kondisi terkini di Kampung Doyo Baru,” harapnya.

Dibaca 63 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.