Dukung Pariwisata, Cafe and Resto Dabu-dabu Iris resmi dibuka | Pasific Pos.com

| 17 November, 2019 |

Owner Cafe and Resto Dabu-dabu Iris, Rudi Bukanaung (tengah) melakukan foto bersama dengan awak media usai acara peresmian cafe miliknya yang berada di Depan Jalan Masuk RSUD Yowari, Doyo Baru Sentani, Selasa (15/10) siang. Owner Cafe and Resto Dabu-dabu Iris, Rudi Bukanaung (tengah) melakukan foto bersama dengan awak media usai acara peresmian cafe miliknya yang berada di Depan Jalan Masuk RSUD Yowari, Doyo Baru Sentani, Selasa (15/10) siang.

Dukung Pariwisata, Cafe and Resto Dabu-dabu Iris resmi dibuka

Ekonomi & Bisnis Penulis  Rabu, 16 Oktober 2019 14:24 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

SENTANI - Wakil Bupati Jayapura Giri Wijayantoro secara resmi membuka Grand Opening Cafe and Resto Dabu-dabu Iris, di Doyo Baru, Distrik Waibhu, Kabupaten Jayapura, Selasa (15/10) pagi.

Wakil Bupati dalam sambutannya pada saat Grand Opening berpesan kepada pemilik usaha (owner) untuk dapat menularkan ilmunya kepada masyarakat sekitar, guna mewujudkan kemajuan bersama.

Grand opening atau launching Cafe and Resto Dabu-dabu Iris ini ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita oleh Wakil Bupati Jayapura Giri Wijayantoro mewakili Pemerintah Kabupaten Jayapura.

"Mudah-mudahan kemajuan bukan hanya untuk mereka yang dari seberang, tetapi warga asli juga harus ikut maju," papar Giri dihadapan para tamu undangan dan pemilik Cafe and Resto Dabu-dabu Iris.

Lanjut Giri menyampaikan kemajuan harus dimiliki oleh semua, sehingga tidak ada jurang antar sesama, bergandengan tangan untuk maju bersama. Pemilik usaha hendaknya mampu berbagi dan menularkan ilmunya kepada sesama, sebelum raih sukses seseorang memulai dari tidak memiliki uang ketika merantau. Tetapi, karena ada bekal ilmu akhirnya sukses bisa diraih.

"Pak Rudi (Bukanaung) sebagai pemilik, dari kampung datang tidak bawa uang. Tetapi, bawa ilmu, kalau bisa ilmu itu tidak dipakai sendiri dan harus berbagi dengan saudara yang lain," ungkapnya.

Selanjutnya, ia berharap dari pihak Agama, Adat termasuk para tokoh lainnya bisa sisihkan waktunya untuk selalu lakukan diskusi bersama untuk kemajuan Kabupaten Jayapura berbeda dengan kabupaten lain di Papua.

"Kabupaten Jayapura jadi contoh bagi Kabupaten lain, kita bersyukur ditempat lain pada resah. Tetapi kerja keras bersama sampai hari ini kita bergandengan tangan jaga satu sama lain," pungkasnya.

Sementara itu, Owner Cafe and Resto Dabu-dabu Iris, Rudi Bukanaung bersyukur atas pertolongan Tuhan, resto miliknya sudah resmi dibuka, dengan mengusung jargon "Tempat Istimewa untuk Keluarga".

"Kita berharap dengan adanya resto ini di Kabupaten Jayapura bisa jadi tempat kumpul keluarga, anak dan orang tua. Untuk dapat waktu berkualitas saat kumpul dan makan di tempat ini," papar pria yang juga Ketua Harian KONI Kabupaten Jayapura.

Ia menjelaskan, menu yang disediakan tetap mengusung menu Nusantara, mulai dari menu olahan ikan laut segar, ikan danau hidup yang olahannya tergantung selera masing-masing baik bakar atau goreng. Dengan harga relatif terjangkau bisa sasar oleh semua kalangan, termasuk ada sajian menu makanan yang diperuntukkan bagi orang sakit, bagi pasien yang butuh asupan bubur dan makanan.

Kedepannya, melalui usaha kuliner dirinya punya kerinduan akan peningkatan SDM masyarakat asli kabupaten Jayapura khusus di bidang chef/ juru masak untuk wujudkan kerinduan itu dirinya berharap bisa difasilitasi oleh pemerintah kabupaten Jayapura bentuk asosiasi chief di Kabupaten Jayapura.

"Khususnya untuk orang asli Papua agar mereka tertarik bergelut di usaha kuliner, mulai dari mengolah dan siapkan makanan untuk bisa dinikmati," imbuh Rudy Bukanaung yang juga aktif berkecimpung di dunia pingpong.

Rudi menambahkan, entah nanti pembinaan dimaksud dilakukan dalam bentuk kursus atau lainnya, lebih lanjut akan berkoodinasi dengan para chef. Nantinya setiap distrik dapat mengirimkan perwakilannya yang dinilai punya potensi bisa bekerja di dapur dalam mengolah makanan.

"SDM orang Papua asli yang kini bersama dengan kami. Yang sempat kami rekrut dan kami latih pada iven terakhir di tingkat Nasional raih peringkat tiga," harapnya.

Dibaca 74 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.