Tomi Mano: Peredaran Narkoba Sudah Sangat Meresahkan | Pasific Pos.com

| 22 November, 2019 |

Ketua DPD Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Provinsi Papua, Dr.Benhur Tomi Mano, MM saat melantikan para pengurus (foto:iis) Ketua DPD Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Provinsi Papua, Dr.Benhur Tomi Mano, MM saat melantikan para pengurus (foto:iis)

Tomi Mano: Peredaran Narkoba Sudah Sangat Meresahkan

Papua Selatan Penulis  Rabu, 16 Oktober 2019 14:06 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,-Ketua DPD Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Provinsi Papua, Dr.Benhur Tomi Mano, MM meminta kepada seluruh masyarakat, organisasi maupun individu untuk bersama-sama pemerintah mensosialisasikan mengenai bahaya penyebaran dan penyalahgunaan narkotika serta obat-obatan terlarang yang peredarannya sudah sangat meresahkan dan membahayakan khususnya bagi generasi muda. Dilihat dari letak geografis, Papua merupakan provinsi di Indonesia yang memiliki luas 3 kali luas Pulau Jawa dan berbatasan langsung dengan Negara PNG, samudera pasifik dan lautan lepas Arafuru sehingga memiliki akses sangat terbuka untuk penyebaran narkoba.

Baik melalui jalur darat, laut maupn udara sehingga perlu diwaspadai. “Semua itu harus dihentikan dan dilawan, seperti yang dihimbau oleh Presiden Jokowi bahwa kita saat ini sudah berada dalam perang melawan narkoba karena sudah menjadi musuh kita bersama,”ujarnya saat melantik pengurus DPC Granat Kabupaten Merauke masa bakti 2019-2024 di auditorium kantor bupati belum lama ini. Lebih lanjut ia mengungkapkan bahwa kehadiran Granat di Kabupaten Merauke merupakan gerakan moral untuk bersama-sama Pemda mengajak semua lapisan masyarakat Indonesia agar bebas dari penyalahgunaan narkoba, memerangi peredaran gelap narkoba dan menghindari hal-hal yang berhubungan dengan penyalahgunaan.

Korban ketergantungan narkoba sudah sangat luas hampir di seluruh kalangan. Namun yang sangat memprihatinkan, sebagian besar pecandu mengalami kerusakan mental, fisik dan sosial sehingga sangat diharapkan peran serta masyarakat untuk bersama-sama melawan narkotika. Para pengedar narkoba terus bergerak dan menemukan cara-cara baru untuk mengelabui aparat hukum dan pihak keamanan. Mereka sudah mulai memanfaatkan orang-orang yang tidak dicurigai seperti anak di bawah umur dan kalangan perempuan. Selain itu adanya modus baru dengan menyelundupkan narkoba ke dalam makanan ringan dan mainan anak-anak sehingga sangat meresahkan orang tua. Untuk itu pengurus yang baru dilantik harus aktif dan terus melakukan konsolidasi di dalam organisasi dan keluar, baik dengan Pemda, kepolisian dan pihak-pihak terkait lainnya.

Dibaca 32 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.