Bandara Sentani Kedepan Menjadi Bandara Strategis Layani Wilayah Pasific | Pasific Pos.com

| 16 November, 2019 |

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw saat melakukan pertemuan dengan Menteri Perhubungan RI dan PT. Angkasa Pura I. Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw saat melakukan pertemuan dengan Menteri Perhubungan RI dan PT. Angkasa Pura I.

Bandara Sentani Kedepan Menjadi Bandara Strategis Layani Wilayah Pasific

Kabupaten Jayapura Penulis  Selasa, 15 Oktober 2019 21:14 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)
SENTANI – Bandar Udara (Bandara) Sentani kedepan akan menjadi salah satu bandara strategis di wilayah timur Indonesia yang akan melayani penerbangan domestic maupun penerbangan internasional, terutama penerbangan ke negara-negara di wilyaha Pasific seperti Salomon, Australian dan sejumlah negara lainnya.

Demikian dikemukakan, Direktur Utama PT. Angkasa Pura I, Faik Fahmi usai melakukan penandatanganan kerjasama pengelolaan Bandara Sentani antara pihak AP I dan Pemerintah Pusat dalam hal ini oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Pemerintah Kabupaten Jayapura di Kantor Kemhub RI Jakarta, Senin (14/10) pagi.
“Setelah pengelolaan Bandara Sentani diserahkan kepada kami, maka selanjutnya kami akan menata kawasan tersebut agar menjadi kawasan Bandara berstandar internasional,” ujar Fahmi

Menurutnya, dari potensi kewilayahan maka Bandara Sentani bekedudukan di Papua sudah sangat tepat untuk dijadikan sebagai sebuah bandara internasional di wilyah timur Indonesia.

Dikatakan, kerjasama antara pemerintah dan AP I tersebut bersifat pemanfaatan bukan menjual. PT. Angkasa Pura akan mengelola selama 30 tahun, diharapkan dalam kurung waktu tersebut, status Bandara Sentani sudah harus menjadi bandara internasional.

Fahmi menjelaskan, sampai dengan saat ini penerbangan ke wilayah pasific dari bagian timur Indonesia belum dilakukan. Sebab itu, dengan ditingkatkannya status Bandara Sentani menjadi bandar internasional maka pelayanan ke luar negeri terutama ke negara-negara pasific dapat terlayani.

“Dalam tanggungjawab pengelolaan Bandara Sentani kedepan, kami harapkan mampu memberikan nilai positif bagi pertumbuhan ekonomi di daerah. Dengan demikian, kehadiran AP I di Papua dapat memberikan nuansa tersendiri bagi dunia penerbangan tanah air,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si di hadapan Menteri Perhubungan RI, para Dirjen Kemenhub dan para bupati/walikota memaparkan bahwa Kabupaten Jayapura telah memiliki produk hukum berupa Perda tentang pengelolaan kawasan kebandarudaraan.

“Semoga Perda tersebut dapat diterapkan dalam kerjasama dengan PT. AP I sebagai wujud dari asas pemanfaat sebagaimana yang telah disebutkan dalam naskah kesrjasama antara pemerintah dan PT. AP I,” harapnya.

Selain itu, Bupati Jayapura dalam pertemuan tersebut memaparkan sejumlah langkah-langkah konkrit yang telah dilakukan oleh pihaknya dalam menyiapkan infrastruktur penunjang PON XX Tahun 2020 tersebut hendaknya mendapat dukungan dari Pemerintah Pusat melalui kemementerian.
Hasilnya, semua pemaparan bupati tersebut telah diterima oleh Kenterian Perhubungan yang selanjutnya akan ditindaklanjuti berdasarkan ketentuan dan mekanisme penganggaran yang berlaku di negara ini.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Pusat dalam hal ini, sejumlah kementerian terkait yang telah menyikapi program kami di daerah, terutama program-program dalam rangkah pelaksanaan PON XX tahun 2020 mendatang,” ucapnya.
Dibaca 68 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX