Kaway: Stop Ancam Pembentukan DOB Papua Tabi Dengan Propaganda Politik Murahan | Pasific Pos.com

| 17 November, 2019 |

Tokoh adat Papua yang juga sebagai wakil rakyat yang akan menjabat anggota DPR Papua di periode mendatang dengan Daerah Pemilihan (Dapil) I wilayah Tabi, Origenes Kaway saat foto bersama Wakil Bupati Jayapura, Giri Wijayantoro Tokoh adat Papua yang juga sebagai wakil rakyat yang akan menjabat anggota DPR Papua di periode mendatang dengan Daerah Pemilihan (Dapil) I wilayah Tabi, Origenes Kaway saat foto bersama Wakil Bupati Jayapura, Giri Wijayantoro

Kaway: Stop Ancam Pembentukan DOB Papua Tabi Dengan Propaganda Politik Murahan

Headline Penulis  Selasa, 15 Oktober 2019 21:12 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

SENTANI – Salah satu tokoh adat Papua yang juga sebagai wakil rakyat yang akan menjabat anggota DPR Papua di periode mendatang dengan Daerah Pemilihan (Dapil) I wilayah Tabi, Origenes Kaway menegaskan stop ancam Pembentukan DPB Papua Tabi dengan propaganda politik murahan.

“Kami tegaskan para pihak yang kemarin mengancam bawa masuk Grime Nawa masuk Kabupaten Yalimo jika benar Papua Tabi mekar adalah barisan sakit hati dan gagal paham dengan perjuangan pemekaran Provinsi Tabi Papua,” ujarnya saat diwawancara media ini di Kota Sentani, Selasa (15/10) siang.

Dirinya menanyakan, atas dasar apa hingga Grime Nawa akan dibawa masuk ke Kabupaten Yalimo. Dari aspek budaya dan karkater masyarakat di Grime Nawa itu nyata-nyata masuk dalam wilayah adat Tabi, namum kenapa harus di bawa ke Yalimo.

Kaway menyebut, bahwa para pihak yang membuat pernyataan untuk membawa Grime Nawa masuk ke Kabupaten Yalimo patut dipertanyakan integritas dan kepribadiannya selaku anak Tabi. Jangan-jangan kepentingan pribadi dan kelompok di bawa masuk dalam pernyataan tersebut.

Kendati demikian, Orgenes Kaway menyadari bahwa perjuangan panjang tentang pemekaran atau DOB Kabupaten Grime Nawa masih terkatung-katung, tetapi dirinya mengharapkan supaya warga tetap bersabar karena prosesnya sedang berlangsung.

“Jangan karena kecewa akibat belum mekarnya Grime Nawa lalu main ancam untuk keluar dari Kabupaten Jayapura lalu masuk di Kabupaten Yalimo, itu ancaman murahan yang dimainkan oleh pihak yang berada dalam barisan sakit hati,” pungkasnya.

Menyimak soal ini, Politisi Partai PKB tersebut menghimbau supaya Forum Kepala Daerah Tabi dan tim pembentukan DOB Provinsi Papua Tabi yang sedang berjuangan untuk tidak menanggapi pernyataan yang tendensius tersebut, tetapi biarlah pernyataan itu menjadi pemicu semangat untuk lebih giat berjuang meraih pemekaran.

“Bagi yang merasa terlibat dalam pernyataan Grime Nawa keluar dari Kabupaten Jayapura supaya segera mengklarifikasi pernyataantersebut. Jangan menggangu perjuangan pemekaran Provinsi Papua Tabi,” ajak anggota Komisi IV DPR Papua ini.

Dibaca 193 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.