Sebar Hoax, Seorang Pria Terancam 6 Tahun Penjara | Pasific Pos.com

| 16 November, 2019 |

pelaku (baju hitam) saat diamankan di Mapolres Mimika pelaku (baju hitam) saat diamankan di Mapolres Mimika

Sebar Hoax, Seorang Pria Terancam 6 Tahun Penjara

Kriminal Penulis  Senin, 14 Oktober 2019 21:47 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA - WHN pemuda berusia 28 tahun, warga jalan Yos Sudarso Kabupaten Mimika, tidak berkutik ketika diamankan pihak Kepolisian, Sabtu (12/10) lalu.

Pelaku ditangkap lantaran telah melakukan dan menyebar berita hoax atau bohong di media sosial melalui akun Facebook. Selain mengamankan pelaku pihaknya pun menyita satu unit hp yang digunakan untuk memposting berita hoax di media sosial Facebook.

Penangkapan pelaku oleh tim Gabungan Polres Mimika dipimpin langsung Waka Polsek Mimika Baru Iptu Rannu.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal dalam keterangan di Mapolda Papua, Senin (14/10) siang, menyebutkan pelaku saat ini telah diamankan di Mapolres Mimika dan telah ditetapkan tersangka oleh penyidik.

"Pelaku dijerat pasal 45A Ayat 2 UU ITE dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara," ungkapnya.

Ia pun menjelaskan, berita bohong atau hoax yang dilakukan oleh pelaku melalui akun Facebook atas nama Pere terjadi pada 10 Oktober lalu, dimana pelaku menyebarkan isu bohong yang menyebutkan seorang ibu dan dua orang anaknya meninggal dunia usai keracunan makan yang di beli disebuah warung.

Lanjut Kamal, isi postingan itu bertuliskan Saran ...!! Maka itu kepada saudara saudari yang merasa kulit hitam dan keriting rambut berhati hatilah dalam mengkomsumsi bahan makanan jadi maupun instan yang di jual oleh pihak yang tak bertanggung jawab dan tak jelas . Salam sadar.....!!!

"Setelah dilakukan penyidikan dan penyelidikan ternyata postingan Pelaku Hoax," tutur Kamal.

Mantan Kapolres Halmahera Selatan, ini menghimbau kepada masyarakat untuk bijak dalam bermedia sosial dan jangan sekali-kali membuat atau menyebar informasi bohong atau hoax apabila tidak ingin dipidanakan sesuai hukum yang berlaku.

Dibaca 70 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX