87 Pengungsi Asal Sumatera Utara Kembali ke Wamena | Pasific Pos.com

| 20 November, 2019 |

Danlanud Silas Papare, Marsma TNI Ir. Tri Bowo Budi Santoso. Danlanud Silas Papare, Marsma TNI Ir. Tri Bowo Budi Santoso.

87 Pengungsi Asal Sumatera Utara Kembali ke Wamena

Kabupaten Jayapura Penulis  Jumat, 11 Oktober 2019 11:40 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

SENTANI – Sebanyak 87 pengungsi tragedi kemanusiaan Wamena asal Sumetera Utara yang beberapa waktu lalu mengungsi ke Jayapura, hari ini memilih kembali ke Wamena setelah mendapat kepastian tentang kondisi keamanan yang makin kondusif di Wamena.

“Benar, pagi tadi dari Bandara Sentani, menggunakan pesat Herkules Alfa 1336 milik TNI telah diantar kembali 87 pengungsi dari jumlah awal 133 orang ke Wamena,” sebut Komandan Lanud Silas Papare, Marsma TNI Ir. Tri Bowo Budi Santoso yang ditemui media di ruang kerjanya, Kamis (10/10) pagi.

Lebih lanjut, Danlanud menjelaskan, pihaknya menerima informasi awal dari Komunitas Masyarakat Sumatera Utara bahwa para pengungsi berjumlah 133 orang di Jayapura bersedia untuk kembali ke Wamena, sambil meminta supaya Lanud Silas Papare dapat menyediakan transportasi.

Setelah mendapat informasi tersebut, lanjut Danlanud, pihaknya bergerak cepat melaporkan ke komando atas dan mendapat persetujuan sehingga, Kamis (10/10) pagi dari Bandara Sentani 87 pengungsi di kembalikan dengan menggunakan pesawat milik TNI ke Wamena.

“Pengungsi yang hari ini pilih kembali adalah, warga yang betul-betul menyatakan keinginannya untuk kembali berdasarkan kesadaran diri. Dari puluhan pengungsi yang kembali tersebut, diantaranya terdapat banyak anak-anak,” ungkapnya

Dirinya juga mengajak semua pengungsi yang kini ada di tempat-tempat pengungsian agar memilih kembali ke Wamena demi menjalani aktivitas kehidupan sehari-hari. Sebab sampai dengan saat ini, kondisi keamanan dan ketertiban Kota Wamena terjamin.

Dikatakan, pihak Lanud Silas Papare mengsiagakan satu unit pesawat herkules di Bandara Sentani untuk digunakan mengangkut pengungsi yang ingin kembali ke Wamena.

Untuk itu, Danlanud menyampaikan kepada komunitas-komunitas atau paguyuban, jika ada anggotanya yang ingin kembali ke Wamena supaya menginformasikan kepada pihaknya.

“Selanjutnya kami akan koordinasikan ke komando atas, jika diperbolehkan maka kami akan mengantar kembali warga kembali ke Wamena. Untuk itu, kami standby dengan sebuah pesawat herkules,” pungkasnya.v

Dibaca 51 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.