Selesaikan Pelanggaran HAM Masa Lalu, Gubernur Dorong Bentuk KKR | Pasific Pos.com

| 21 October, 2019 |

Selesaikan Pelanggaran HAM Masa Lalu, Gubernur Dorong Bentuk KKR

Headline Penulis  Kamis, 10 Oktober 2019 21:41 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA,- Gubernur Papua Lukas Enembe berkomitmen untuk menyelesaikan masalah pelangggaran Hak Asasi Manusia (HAM) masa lalu yang terjadi di bumi cenderawasih.

Oleh karena itu, Gubernur mendorong menugaskan Universitas Cenderawasih Jayapura untuk melakukan kajian serta penyiapan draft, terkait pembentukan Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR), sebagaimana amanat pasal 46 dalam UU No. 21 Tahun 2001 tentang Otsus bagi Papua.

“Pembentukan Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi ini dilatarbelakangi sejak 1991 sampai saat ini, dimana banyak terjadi konflik yang kadang-kadang berujung pada korban jiwa. Dan jatuhnya korban jiwa ini, menimbulkan rasa trauma kepada korban pelanggara HAM. Apalagi masalah ini bisa menimbulkan dendam lalu dan ketika pemerintah melaksanakan pembangunan sering berbenturan dengan HAM. Makanya gubernur meminta kami (Uncen) membuat kajian akademis maupun draft pembentukannya. Supaya kita bisa selesaikan kasus pelangaran HAM di masa lalu,” ucap Rektor Universitas Cenderawasih Apolo Safanpo, usai bertemu Gubernur Lukas dan Sekda Papua Hery Dosinaen, di Gedung Negara, Jayapura, Kamis (10/10/2019).

Sementara bila draft pengkajian sudah rampung, Gubernur akan mengusulkan kepada Presiden untuk menerbitkan Perpres (Peraturan Presiden) tentang pembentukan KKR, untuk selanjutnya merekrut maupun melantik pihak-pihak yang akan duduk pada lembaga itu.

“Memang belum ada target khusus dari gubernur. Namun tentu dari bahasa yang disampaikan kepada kami dalam pertemuan, gubernur ingin secepatnya agar kajian akademik dari Uncen Jayapura bisa rampung secepatnya,” terang ia.

Gubernur Papua Lukas Enembe pada kesempatan itu, berharap kajian ilmiah dari Uncen Jayapura untuk tiga agenda itu, dapat segera rampung untuk membantu menuntaskan persoalan di bumi cenderawasih.

Dibaca 77 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.