Pemprov Papua Bangun Hunian Sementera Bagi Korban Kerusuhan Wamena | Pasific Pos.com

| 22 November, 2019 |

Gubernur Papua, Lukas Enembe Gubernur Papua, Lukas Enembe

Pemprov Papua Bangun Hunian Sementera Bagi Korban Kerusuhan Wamena

Info Papua Penulis  Selasa, 08 Oktober 2019 14:56 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA - Pemerintah Provinsi Papua membangun hunian sementara bagi para korban kerusuhan Wamena, Kabupaten Jayawijaya.

Untuk membangun hunian tersebut, Pemerintah Provinsi Papua telah menganggarkan Rp 8 Miliar.

"Kami sudah menganggarkan Rp 8 Miliar dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD -Perubahan) tahun 2019. Nanti TNI yang akan bangun hunian sementara," kata Gubernur Papua, Lukas Enembe kepada pers di Jayapura, Selasa (8/10)

Dikatakan, untuk proses rekonstruksi dan rehabilitasi memang merupakan tanggung jawab pemerintah daerah "Itu tugas pemerintah daerah, kemarin Bupati Jayawijaya sudah lakukan pendataan terhadap kerugian materil akibat kerusuhan yang terjadi di wamena," katanya.

Lanjut kata Gubernur, hunian yang dibangun bersifat sementara "Jadi rumah, kios kios yang dibakar kita akan bangun kembali, itu dari kayu seperti yang sudah dibuat di Tolikara,"terangnya

Seperti diketahui, demo pelajar berujung rusuh terjadi di Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Senin (23/9) lalu.

Demo
yang dipicu isu ujaran rasisme seorang guru terhadap siswanyanya itu, telah meluluhlantakkan sebagian kota yang dijuluki lembah baliem tersebut.

Berdasarkan data Kepolisian tercatat 33 orang meninggal dunia, dan 78 orang luka luka. Sebagian besar korban meninggal akibat terjebak dalam bangunan yang dibakar oleh massa perusuh.

Adapun kerugian materil tercatat sebanyak 465 pertokoan dan tempat usaha yang dirusak dan dibakar, sebanyak 224 kendaraan roda empat dan roda enam, 150 kendaraan roda dua, lalu 165 rumah dan 20 perkantoran diantara kantor Bupati Jayawijaya, dan kantor PLN

Hingga hari ini situasi kota Wamena dan sekitarnya telah berangsur kondusif, aktivitas masyarakat dan aktivitas perekonomian telah kembali normal. Bahkan sejak kemarin, sekolah dan puskesmas juga sudah mulai dibuka.

Dibaca 43 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX