Bendera Merah Putih Dibakar OTK Di Timika | Pasific Pos.com

| 19 July, 2019 |

Bendera Merah Putih Dibakar OTK Di Timika

Headline Penulis  Jumat, 14 Agustus 2015 20:07 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Kasdam XVII/Cenderawasih, Brigjen TNI Tatang Sulaiman Berbincang dengan Sejumlah Pejabat Kodam Disela-sela Lomba Peragaan Busana Daerah dan Kuliner Nusantara di Makodam XVII/Cenderawasih, Kamis (13/8).

Jayapura,- Warga Jalan Seroja, Distrik Mimika Baru, Provinsi Papua dikejutkan dengan aksi pembakaran bendera Merah Putih oleh orang tak dikenal, menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke 70 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kamis (13/7) dinihari.
Belum diketahui motif dan pelaku pembakaran bendera symbol Negara Republik Indonesia ini, sementara kasus ini sendiri telah dilaporkan oleh pemilik rumah Marten Sulle ke Polsek Miru, Mimika.
Kasdam XVII/Cenderwasih, Brigjen TNI Tatang Sulaiman didampingi Asintel Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Mochamad Syafei membenarkan adanya pembakaran bendera Merah Putih di Timika.
Kasus ini, kata Syafei telah dilaporkan ke Polsek Miru, Mimika. “Polsek Miru sudah melakukan pengecekan dan masih belum diketahui motif pelaku dan tujuannya. Jadi sekarang masih dalam penyelidikan,” kata Syafei saat ditemui disela-sela Lomba Peragaan Busana Daerah dan Kuliner Nusantara di Makodam XVII/Cenderawasih, Kamis (13/8)
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua, Komisaris Besar Polisi Patrige kepada wartawan mengakui masih melakukan penyelidikan pelaku pembakaran bendera yang dipasang pada sebatang pipa besi. “Memang benar ada, dan pelaku masih diselidiki oleh Polri dan TNI,” kata Patrige, Kamis (13/8).
Berdasarkan keterangan saksi, kata Patrige, pemilik rumah sudah memasang bendera Merah Putih dipagar depan rumah, sejak Senin (10/8) lalu. Namun, malam harinya, saksi mengaku lupa menurunkan bendera untuk disimpan dirumah.
Patrige menegaskan kasus ini telah ditangani Polsek Miru. “Saksi ini lupa memasukan bendara dan pada malam hari sekitar pukul 24.40 WIT, saksi sempat mendengar gongongan anjing tetangga rumah. Ketika bangun pagi sekitar pukul 05.05 WIT, saksi keluar rumah  dan tak melihat bendera sudah terbakar,” katanya.
Ditempat terpisah, Kepala Penerangan Kodam XVII Cendrawasih, Letkol Teguh Pudji Raharjo mengatakan akan mengirim tim khusus mengusut kasus pembakaran itu. “Tim khusus dari Kodim akan dikirim untuk mengusut pembakaran bendera,” ucapnya melalui telpon selulernya, Kamis (13/8). (Syaiful)

Dibaca 2138 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX