Pembangunan Infrastruktur Harus Dibarengi Dengan Peningkatan SDM | Pasific Pos.com

| 7 December, 2019 |

Kepala Satuan Kerja OP SDA BWS Papua Merauke, Nataniel Howay, ST, MT (foto:iis) Kepala Satuan Kerja OP SDA BWS Papua Merauke, Nataniel Howay, ST, MT (foto:iis)

Pembangunan Infrastruktur Harus Dibarengi Dengan Peningkatan SDM

Papua Selatan Penulis  Sabtu, 05 Oktober 2019 13:53 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,-Kepala Satuan Kerja OP SDA BWS Papua Merauke, Nataniel Howay, ST, MT mengemukakan bahwa dalam pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Papua Merauke harus dibarengi dengan peningkatan SDM. Untuk di Kabupaten Merauke sudah dibentuk Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) dan juru pengamat irigasi sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan SDM yang ada.

Baik dari kalangan petani maupun dari sisi ASN yang ada di lingkup BWS sehingga dilaksanakanlah kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas PTGA pada PPK Operasi dan pemeliharaan sumber daya air 1. “Dalam kegiatan ini kita saling share ilmu pengetahuan sehingga dalam pengelolaan sumber daya air ini tetap sesuai dengan peraturan yang berlaku. Kalau kita hanya membangun infrastruktur tetapi SDM-nya tidak bisa disiapkan maka infrastruktur tersebut tidak dapat terpelihara,”jelasnya kepada wartawan usai menutup pelatihan di Coreinn Hotel belum lama ini. Ia menambahkan, sebagai Satker yang fokus dalam hal pemeliharaan dan operasi maka pihaknya bertugas untuk memelihara infrastruktur yang sudah dibangun oleh kementerian.

Oleh karena itu pihaknya benar-benar fokus pada peningkatan SDM sebagai hal utama dan juga dalam upaya pemeliharaan. Sebab jika aset yang ada tidak dipelihara maka akan menjadi infrastruktur yang tidak bermanfaat. “Upaya ini tidak ada berhenti sampai di sini saja karena kami akan terus maju ke depan dengan mengadakan pelatihan-pelatihan secara berkesinambungan, baik di dalam Kota Merauke maupun dikirim keluar,”jelasnya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, sejumlah masukan dan saran telah disampaikan peserta selama pelatihan, antara lain perlunya meningkatkan koordinasi dan pembenahan-pembenahan yang lebih optimal ke depan. “Tetap kita akan benahi ke depan mengingat kemajuan suatu daerah dan pencapaian pembangunan semua juga tergantung pada adanya koordinasi yang baik sehingga tidak terkesan masing-masing pihak jalan sendiri-sendiri. Jadi antara daerah, provinsi dan pusat harus sinkron,”pungkasnya.

Dibaca 36 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX