NTP Papua Turun -0,20 Persen, Ini Penyebabnya | Pasific Pos.com

| 9 December, 2019 |

Kantor BPS Papua Kantor BPS Papua

NTP Papua Turun -0,20 Persen, Ini Penyebabnya

Ekonomi & Bisnis Penulis  Rabu, 02 Oktober 2019 21:18 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Papua pada bulan September 2019 turun -0,20 persen dengan indeks NTP sebesar 93,40 dibandingkan bulan sebelumnya tahun 2019.

Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Provinsi Papua, Bambang Wahyu Ponco Aji mengatakan, hal itu disebabkan terjadi perubahan angka indeks diterima petani (lt) lebih kecil dari indeks harga dibayar petani (lb).

Secara nasional, kata Bambang, pada bulan September 2019 NTP sebesar 103,88 atau mengalami peningkatan 0,63 persen. NTP Provinsi Papua pada bulan September 2019 menurut subsektor tanaman pangan sebesar 86,59.

“NTP subsektor tanaman pangan mengalami penurunan indeks sebesar 0,03 persen dibandingkan Agustus 2019. Penurunan yang terjadi disebabkan indeks harga diterima petani mengalami penurunan angka indeks sebesar -0,07 persen didorong oleh turunnya indeks kelompok palawija -0,08 persen,” jelas Bambang, Selasa (1/10/2019).

“Selain itu, indeks harga dibayar petani (lb) mengalami penurunan angka indeks -0,04 persen disebabkan oleh turunnya IKRT -0,04 persen dan BPPBM -0,03 persen,” sambungnya.

Dari 33 provinsi, tercatat 7 provinsi mengalami inflasi perdesaan, 26 provinsi mengalami deflasi perdesaan. Inflasi perdesaan tertinggi terjadi di Gorontalo yaitu sebesar 1,40 persen dan deflasi perdesaan terbesar terjadi di Sumatera Barat yaitu turun 1,24 persen.

Ditambahkan, Nilai Tukar Usaha rumah Tangga Pertanian (NTUP) di Papua pada September 2019 tercatat 115,82 atau turun -0,24 persen. (Zulkifli)

Dibaca 87 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX