Forkopimda Tolikara minta Masyarakat Tingkatkan Keamanan | Pasific Pos.com

| 18 November, 2019 |

Forkopimda Tolikara minta Masyarakat Tingkatkan Keamanan

Lintas Daerah Penulis  Rabu, 02 Oktober 2019 21:05 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Karubaga,- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tolikara, Anton Warkawani,SE didampingi Kapolres Tolikara AKBP Leonard Akobiarek dan Dandim penghubung Jayawijaya Kapten Saroy mengelar rapat terbatas dengan melibatkan beberapa kepala OPD dan kepala suku, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh masyarakat di ruang rapat Sekda di Igari Karubaga, kemarin.

Dalam rapat terbatas tersebut, Sekda Anton menegaskan kepada TNI/POLRI,dan satuan sektoral Pemkab Tolikara bersama seluruh elemen masyarakat untuk tingkatkan keamanan di Tolikara.

Sekda juga mengimbau kepada kepala suku dan tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tokoh pemuda diminta untuk memberikan pemahaman secara baik kepada masyarakat terutama para mahasiswa exsodus dari luar Papua dan juga kepada para pelajar SMP, dan SMA, jika ada oknum terindikasi memprovokasi masyarakat, oknum tersebut segera melaporkan kepada pihak berwajib.

“saya minta para kepala suku, tokoh agama,tokoh pemuda dan seluruh elemen masyarakat Tolikara berperan aktif memberikan pemahaman yang baik kepada masyarakat untuk tidak terpengaru dengan situasi kerusuhan di beberapa tempat di Papua,” ujar Sekda Anton.

Sekda juga menghimbau kepada seluruh pimpinan OPD, agar dapat mengajak stafnya menjalankan tugas dan fungsinya di kantor masing – masing. Apabila kegiatan belum diselesaikan, segera diselesaikan, mengingat waktu efektif kerja hanya tinggal dua bulan. "waktu efektif kerja kita tinggal dua bulan, pekerjaan di masing-masing SKPD segera dituntaskan," tegasnya.

Sementara itu Kapolres Tolikara, AKBP Leonard Akobiarek berkomitmen meningkatkan keamanan dengan menempatkan anggota keamanan dibeberapa titik jalan untuk memeriksa setiap orang yang datang di Kota Tolikara maupun keluar dari Tolikara melalui jalur darat maupun jalur udara.

Hal ini dilakukan untuk mencegah oknum dari kelompok tertentu yang datang ke Tolikara untuk mempropokasi masyarakat. Karena kami tidak menginginkan terjadinya kerusuhan di Tolikara.

“pengungsi dari Wamena datang di Tolikara lebih dari 2 ribu orang belum termasuk anak – anak, apabila Tolikara terjadi kerusuhan, kita mengungsikan masyarakat kemana lagi tentu kesulitan,” kata Kapolres.

Hal senada juga disampaikan Perwira Penghubung Kodim Jayawijaya Kapten Saroy menegaskan peranan seluruh elemen masyarakat terutama tokoh agama sangat penting. Para pendeta mengajak jemaatnya masing – masing untuk melakukan segala sesuatu sesuai dengan perintah Firman Tuhan sesuai dengan ajaran nasrani yang terdapat didalam kitab suci Alkitab.

Masyarakat Tolikara mayoritas beragama nasrani karena itu peran pendeta berpegaruh besar kepada jemaatnya. Hal ini patut dilakukan para pendeta nasrani karena dinilai sangat efektif menekan timbulnya hal – hal buruk yang tidak kita inginkan bersama.(ist)

Dibaca 62 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.