Pengajar Ponpes Hidayatullah Akui Manfaat JKN KIS | Pasific Pos.com

| 16 December, 2019 |

Syamsudin saat menunjukkan kartu (foto:ist) Syamsudin saat menunjukkan kartu (foto:ist)

Pengajar Ponpes Hidayatullah Akui Manfaat JKN KIS

Papua Selatan Penulis  Selasa, 01 Oktober 2019 14:01 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,-Syamsudin adalah Peserta JKN-KIS dari segmen kepesertaan peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI APBD) yang merasakan manfaat dari penggunaan kartu JKN-KIS. Syamsudin beserta keluarganya telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS pada Puskesmas Samkai yang terdekat dengan rumahnya. Ia berprofesi sebagai seorang guru pengajar pada Pesantren Hidayatullah dan dikenal dengan kebaikannya bukan hanya sebagai pendidik dan pengajar tetapi juga berpartisipasi dalam membantu warga setempat yang memerlukan bantuan dari dirinya baik dalam menuntut ilmu maupun pendalaman spiritual kerohanian untuk meningkatkan iman dan taqwa kepada Tuhan yang Maha Esa.

Sebagai pengajar, iapun mengharapkan masa depan yang cerah bagi generasi penerus yang masih semangat dan terus memberikan dorongan kepada para siswa untuk tidak pernah pudar dalam menuntut ilmu dan menggapai masa depan. Syamsudin yang ditemui oleh tim Jamkesnews, Kamis lalu di kediamannya mengungkapkan pengalaman dalam keikutsertaannya pada program JKN-KIS. “Program JKN-KIS ini sangat bermanfaat bagi keluarga saya. Dengan adanya JKN-KIS ini mengurangi beban kita. Meskipun kita tidak tahu sakit itu kapan akan datang, sehingga kita perlu suatu jaminan kesehatan jikalau kita mengalami sakit. Kartu JKN-KIS ini saya akui sangat bermanfaat dan membantu keluarga saya dan juga masyarakat disini yang penting kita taat prosedur dan mengikuti alur pelayanannya,” ungkapnya.

Ia pernah menggunakan kartu ini untuk berobat di Puskesmas waktu anak saya sakit dan bahkan pernah juga di gunakan di rumah sakit saat istri saya melahirkan. Dan Alhamdulliah tidak ada selisih biaya sedikitpun karena dengan adanya Program JKN-KIS, semua perawatan beserta obat-obatan menjadi gratis. “Kita tidak meminta, tapi kalau sakit itu datang kita akan kewalahan kalau tidak ada kartu JKN-KIS apalagi orang-orang yang tidak mampu untuk membayar banyak. Dengan adanya salah satu program layanan JKN-KIS kita telah terbantu untuk mengurangi pembelian obat,” tuturnya. Syamsudin menghimbau kepada masyarakat untuk tidak lupa membayar iuran agar iuran yang dibayarkan dapat membantu sesama peserta JKN-KIS lainnya.

Dibaca 71 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.