Empat Warga Tewas Usai Pesta Miras Oplosan | Pasific Pos.com

| 21 October, 2019 |

Kapolres Jayapura AKBP Victor Makbon (tengah) saat didampingi Kasat Narkoba Ipda Hotma Manurung (kanan) dan Kapolsek Sentani Kota (kiri) Kapolres Jayapura AKBP Victor Makbon (tengah) saat didampingi Kasat Narkoba Ipda Hotma Manurung (kanan) dan Kapolsek Sentani Kota (kiri)

Empat Warga Tewas Usai Pesta Miras Oplosan

Kriminal Penulis  Senin, 30 September 2019 23:30 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA - Setidaknya empat warga Jayapura meregang nyawa usai berpesta minuman keras (miras) oplosan di Kampung Mamdali, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua, Minggu (29/9).

Pesta miras oplosan ini juga menyebabkan dua warga lainnya kritis. Keduanya kini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit setempat. Para korban yakni, Daud Yoku, Marnex Ohee, Yoris Wally dan Absalom Yoku, sedangkan dua korban kritis yakni, Hendrik Pallo dan Hanok Yoku.

Kapolres Jayapura, AKBP Victor Mackbon ketika dikonfirmasi membenarkan kabar tersebut. Keempat warga meninggal dalam kurun waktu berdekatan.

“Daud Yoku meninggal Sabtu malam, Marnex Ohee meninggal Minggu siang, Yoris Wally meninggal Minggu sore dan Absalom Yoku meninggal Minggu malam,” urai Viktor.

menuturkan, kasus ini baru diketahui dari laporan masyarakat ke Polsek Sentani Timur, pada Minggu (29/9) siang. Dalam laporannya, warga menyampaikan adanya kematian warga usai berpesta miras oplosan.

“Saat itu Kasat Reserse Narkoba Polres Jayapura Ipda Hotma P.A Manurung langsung melakukan penyelidikan di lokasi dengan mengamankan sebotol miras oplosan yang diduga dikonsumsi para korban,” katanya

Dia menambahkan, kasus kematian akibat miras oplosan ini masih dalam penanganan aparat kepolisian setempat. Polres pun telah mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak bertindak sendiri.

“Anggota sudah menemui para tokoh masyarakat dan keluarga korban agar mempercayakan pengusutan kasus ini kepada kepolisian. Kami juga masih mencari sumber miras yang dikonsumsi para korban,” tutur Victor.

Dibaca 35 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.