Bentrok Di Expo Waena, Tujuh Orang Ditetapkan Tersangka | Pasific Pos.com

| 15 November, 2019 |

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal

Bentrok Di Expo Waena, Tujuh Orang Ditetapkan Tersangka

Kriminal Penulis  Rabu, 25 September 2019 23:26 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

"Dua tersangka lainnya Anggota KNPB"

 

JAYAPURA - Penyidik Direktorat Reskrim Umum Polda Papua menetapkan tujuh orang sebagai tersangka pascakerusuhan di Jayapura, Senin (23/9). Penetapan tersangka ini menyusul bukti dan hasil pendalaman secara maraton.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal dalam keterangan persnya, Selasa (24/9) malam mengungkapkan, lima tersangka ditetapkan terkait aksi pengeroyokan terhadap aparat TNI dan Brimob di kawasan Expo Waena, Jayapura, 23 September lalu. Mereka yakni berinisial YW, JK, YK, EB dan MK.

Sementara dua tersangka lainnya berinisial AA dan AD, lanjut Kamal, terkait aksi unjuk rasa di Jayapura pada 19 Agustus dan 29 Agustus 2019. Penetapan dua tersangka unjuk rasa Agustus lalu dari hasil pendalaman penyidik.

“Jadi 5 tersangka ini terkait pengeroyokan yang menyebabkan 1 prajurit TNI meninggal dunia dan 6 Brimob mengalami luka berat, sedangkan 2 tersangka terkait Makar yang terjadi dalam unjuk rasa 19 dan 29 Agustus lalu,” terangnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, sambung Kamal, lima tersangka pengeroyokan diketahui berstatus sebagai mahasiswa, sedangkan dua tersangka makar bukan berstatus mahasiswa.

“Untuk 5 tersangka dijerat Pasal 170 KUHP tentang tindak pidana secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang atau barang. Sementara 2 tersangka Makar dijerat Pasal 106 KUHP,” tuturnya.

Kamal menambahkan, pihaknya telah memulangkan 726 mahasiswa yang diamankan pascakerusuhan di Expo Waena, Jayapura. Mereka dipulangkan sejak Selasa siang, pukul 13.30 WIT.

Sebelumnnya diberitakan, ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) bertindak anarkis di kawasan Expo Waena, Kota Jayapura, Senin (23/9). Prajurit TNI bernama Praka Zulkifli gugur akibat dibacok massa pada bagian kepala.

Enam anggota Brimob juga dilaporkan mengalami luka berat akibat diserang massa. Penyerangan ini menimbulkan bentrokan hingga menyebabkan tiga warga sipil meninggal dunia.

Dibaca 58 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX