Mendikbud RI Tegaskan Pentingnya Mulok Masuk Dalam Kurikulum | Pasific Pos.com

| 20 November, 2019 |

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Republik Indonesia (RI), Muhajir Effendy saat foto bersama dengan Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE. M, Si beserta siswa SD Kemiri Sentani, Kabupaten Jayapura, Senin (23/9) pagi. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Republik Indonesia (RI), Muhajir Effendy saat foto bersama dengan Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE. M, Si beserta siswa SD Kemiri Sentani, Kabupaten Jayapura, Senin (23/9) pagi.

Mendikbud RI Tegaskan Pentingnya Mulok Masuk Dalam Kurikulum

Pendidikan & Kesehatan Penulis  Senin, 23 September 2019 20:53 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

SENTANI – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Republik Indonesia (RI), Muhajir Effendy dalam lawatannya ke Papua menegaskan, pentingnya Muatan Lokal (Mulog) masuk dalam kurikulum belajar mengajar di sekolah-sekolah dasar dan menengah di Papua.

Penegasakan menteri tersebut dikemukan dalam sesi wawancara bersama wartawan disela-sela tinjauan sekaligus tatap muka antara menteri dengan guru dan siswa Sekolah Dasar (SD) Negeri Kemiri Sentani, Kabupaten Jayapura, Senin (23/9) pagi.

Menteri menandaskan, kunjungannya ke Sentani adalah untuk melihat lebih dekat aktivitas belajar mengajar dari sejumlah sekolah dasar terutama SD Negeri Kemiri yang rusak para terkena dampak bencana banjir bandang yang terjadi beberapa bulan lalu.

“Bangunan fisik sekolah yang dibangun dua lantai ini merupakan bagian dari bantuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Slain SDN Kemiri Kemendikbud juga membangun satu sekolah dasar yakni, Sekolah Dasar Angkasa di kompleks perumahan Mako Lanud Silas Papare,” ujarnya.

Dikatakan, Pemerintah Pusat melalui kementerian memberikan perhatian yang serius kepada persoalan pendidikan di Papua, terutama di Kabupaten Jayapura yang sejumlah sarana pendidikannya rusak parah maupun ringan akibat diterpa bencana banjir bandang.

Disinggung mengenai hal lain yang mejadi perhatian pemeritah dalam penerapan kurikulum, dirinya memaparkan, sudah waktunya sekolah-sekolah di Papua memasukan kurikulum bermuatan lokal. Dengan demkian, nilai-nilai kearifan lokal masyarakat dapat dipelajari secara kotinyu melalui lembaga pendidikan.

Menurutnya, perhatian pemerintah pusat dalam hal pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) sangat tinggi. Sebab membangun Papua kedepan membutuhkan ketersediaan SDM yang unggul untuk di tempatkan di berbagai bidang kerja.

“Anak-anak Papua sangat pintar-pintar dan cerdas. Hal ini terbukti dengan lahirnya sejumlah anak-anak papua dalam berbagai bidan ilmu, seperti di bidang pendidikan fisika ada anak Papua,” tukas Mendikbud RI, Muhajir Effendy

Ditambahkannya, banyak atlit-altil muda yang membela nama negara di kancah olahraga nasional maupun internasional berasal dari Papua. Apalagi bola kaki, anak-anak Papua sangat berbakat sehingga dari aspek kemampuan anak-anak Papua untuk menjadi yang terbaik tidak perlu diragukan lagi.

Dibaca 86 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.