Masyarakat Papua Diimbau Tak Percaya Berita Bohong | Pasific Pos.com

| 10 December, 2019 |

Nampak aparat keamanan saat mengamankan situasi aksi demo di Wemana dan Kota Jayapura, Senin (23/9/2019) Nampak aparat keamanan saat mengamankan situasi aksi demo di Wemana dan Kota Jayapura, Senin (23/9/2019)

Masyarakat Papua Diimbau Tak Percaya Berita Bohong

Headline Penulis  Senin, 23 September 2019 18:08 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura,- Terkait aksi demo di Wemana dan Kota Jayapura, Senin (23/9/2019), Masyarakat Papua diimbau tidak mudah percaya dengan berita-berita bohong atau hoaxk soal pemblokiran akses internet.

Penegasan itu disampaikan General Manager Telkom Witel Papua Sugeng Widodo, ketika dikonfirmasi, Senin siang. Ia mengatakan berita terkait pemblokiran akses internet itu bohong, pihaknya tidak memiliki otoritas untuk mematikan atau memblokir akses data internet.

"kami mengimbau masyarakat untuk tidak percaya berita bohong terkait dengan pemblokiran akses internet, yang memiliki otoritas adalah negara berdasarkan Undang-Undang melalui Kementerian Kominfo," katanya.

Riyanto Nay warga kota Jayapura mengatakan bahwa saat ini telah beredar di media sosial ada pemblokiran internet lagi pasca kejadian di Kota Wamena.

Ia menjelaskan, jika pemerintah melalui Kementerian Kominfo RI memblokir akses internet, tentu sangat merugikan masyarakat Papua. "jika akses internet diblokir itu sangat merugikan kami masyarakat, selain itu, tentu kita tidak bisa mengetahui kabar terbaru, terkadang jika tidak ada jaringan internet juga susah menghubungi teman atau saudara," ujarnya.

Diketahui, Kota Jayapura sempat terjadi pengumpulan massa di sejumlah titik, namun berhasil diredam aparat, sayangnya kejadian tersebut membuat warga resah karena tersebar isu jika akses internet akan diblokir kembali oleh pemerintah untuk meminimalisir berita bohong. Sementara di Kota Wamena, dari informasi aksi demo pelajar, mereka sudah membakar beberpa fasilitas pemerintah.

Dibaca 105 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.