Sepanjang Lima Bulan, 248 Perusahaan Tanam Saham di Manokwari | Pasific Pos.com

| 14 December, 2019 |

Sepanjang Lima Bulan, 248 Perusahaan Tanam Saham di Manokwari

Papua Barat Penulis  Senin, 23 September 2019 13:36 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP – Selama lima (5) bulan, terhitung mulai Januari hingga Mei 2019, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) mencatat ada 248 perusahaan yang menanamkan modalnya di Kabupaten Manokwari.

Jumlah itu didominasi oleh perusahaan konstruksi bangunan dan jalan, demikian dikatakan Kepala DPM PTSP Kabupaten Manokwari, Ferry Lukas, kepada wartawan baru-baru ini.

Dirincikan dia, pada Januari 2019 terdapat 68 perusahaan, bulan Februari 76 perusahaan, bulan Maret 41 perusahaan, April sebanyak 32 perusahaan, dan pada bulan Mei ada 31 perusahaan yang berinvestasi di Manokwari.

“Dengan demikian, sepanjang tahun 2019 hingga bulan Mei, total ada 248 perusahaan yang menanamkan modalnya di Kabupaten Manokwari. Data kami baru sampai bulan Mei, kami sedang menyusun yang Juni-Agustus. Lagi sedang disusun,” kata Ferry Lukas.

Menurutnya, perusahaan yang didata adalah perusahaan yang nilai investasinya di atas Rp 500 juta. Sedangkan yang di bawah Rp 500 tidak dicatat, meski diakuinya nilai investasi di bawah Rp 500 juta banyak ikut tanam saham di Kabupaten Manokwari. “Memang banyak juga yang di bawah Rp 500 juta, itu yang usaha skala kecil,” sebutnya.

Dia mengakui jumlah investor yang menanamkan modalnya di Manokwari tahun ini meningkat dibanding tahun lalu. Hanya saja, belum dipastikan persentase kenaikan itu.

“Peningkatannya saya belum hitung berapa persen, tapi ada peningkatan. Antara 20-25 persen ada penambahan-penambahan,” katanya.

Terkait perusahaan dengan nilai investasi paling besar adalah PT. SDIC. Setelah itu, diikuti perusahaan kelapa sawit disusul konstruksi gedung. “Selain itu, perusahaan pupuk juga nilai investasinya besar, baru konstruksi jalan,” tukasnya. (BNB-R3) 

Dibaca 87 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX