Tekan Angka Kecelakaan dan Pelanggaran Perlu Dukungan Masyarakat | Pasific Pos.com

| 22 October, 2019 |

Kasat Lantas Polres Mimika AKP Viky Pandu Widhapermana, SH, S. IK. MH Kasat Lantas Polres Mimika AKP Viky Pandu Widhapermana, SH, S. IK. MH

Tekan Angka Kecelakaan dan Pelanggaran Perlu Dukungan Masyarakat

Lintas Daerah Penulis  Sabtu, 21 September 2019 12:31 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Timika, Kasat Lantas Polres Mimika AKP Viky Pandu Widhapermana, SH, S. IK. MH mengatakan, ada beberapa pekerjaan rumah yang menjadi atensi dari Sat Lantas Polres Mimika dalam menekan angka kecelakaan dan pelanggaran berlalu lintas

"Iya seperti yang sudah disampaikan oleh Kapolres memang dimana-mana dalam melaksanakan tugas masih banyak pekerjaan rumah," kata Kasat Lantas usai Sertijab di halaman Kapolres 32, Jumat (20/9).

Ia menjelaskan, salah satu yang menjadi perhatiannya yakni menekan angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas dengan cara melakukan sosialisasi kepada masyarakat, sekolah, instansi pemerintah, dunia usaha agar bisa tertib berlalu lintas. Namun semua itu kembali pada diri sendiri.

"Namanya tugas tanggung jawab kita pasti terkait dengan kecelakaan dan pelanggaran, tapi bagaimana caranya angka kecelakaan dan pelanggaran di Mimika dapat turun," jelasnya.

Menurutnya, apa yang telah dilakukan oleh Sat Lantas dibilang baik oleh pimpinan, hanya saja penilaian tersebut berasal dari masyarakat apabila sudah tertib berlalu lintas. Oleh sebab itu perlu dukungan dan kerjasama dari masyarakat untuk bisa menciptakan berkendala dengan aman pada Kawasan Tertib Lalu lintas (KTL).

Begitu juga dukungan dari peran media untu kemberikan pencerahan kepada masyarakat agar tertib berlalu lintas.

"Sat Lantas ini dibilang 100 oleh pimpinan, itu 75 karena masyarakat, jadi saya imbau kepada masyarakat untuk memberi dukungan, karena kita tidak bisa kalau Polisi saja tapi masyarakat tidak mendukung berarti semuanya akan berat," terangnya. (Ricky).

Dibaca 52 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX