Hari Ketiga, Pencarian Pesawat Twin Otter Terkendala Cuaca | Pasific Pos.com

| 22 October, 2019 |

Hari Ketiga, Pencarian Pesawat Twin Otter Terkendala Cuaca

Lintas Daerah Penulis  Sabtu, 21 September 2019 12:25 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Timika, - Memasuki hari ketiga, upaya pencarian pesawat Twin Otter DHC6 seri 400 dengan nomor registrasi PK-CDC milik PT Carpediem yang hilang kontak dalam penerbangan Timika menuju Ilaga sejak Rabu (18/9) lalu hingga Jumat (20/9) belum juga membuahkan hasil karena terkendala cuaca yang sejak pagi Timika sudah diguyur hujan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Timika Monce Brury, Jumat (20/9) di posko pencariaan pesawat kantor UPBU Mozes Kilangin mengatakan tim SAR gabungan TNI sudah melakukan empat kali penerbang untuk mencari lokasi pesawat nahas tersebut yang hilang tersebut sejak rabu lalu.

"Kami terkendala cuaca berkabut sehingga tidak efesien dan tidak maksimal untuk melakukan pencarian. Kami semua masih menunggu kalaupun ada perubahan cuaca maka tim segera diberangkatkan," jelas Monce.

Monce mengatakan, semua pihak mendukung kegiatan operasi SAR dalam rangka mencari dan menemukan pesawat Twin Otter PK-DHC yang hingga kini belum diketahui pasti keberadannya. Pencarian difokuskan pada posisi terakhir pesawat melaporkan posisinya yakni di ketinggian 14.200 kaki dikawasan tebing pegunungan.

"Direncanakan hari ini juga dari Airfast juga akan bergerak namun semua masih menunggu keadaan cuaca. Pencarian kami masih fokus ke titik awal lose kontak itu aja," kata Monce.

Sementara itu Komandan Kodim 1710 Mimika Letkol Inf Pio L Nainggolan mengatakan jajarannya mengerahkan personel maupun material termasuk pelibatan alutsista helicopter Penerbangan TNI AD untuk membantu operasi SAR dalam rangka misi pencarian pesawat yang hilang kontak tersebut.

"Jika memang dibutuhkan oleh SAR kita siap mendukung, namun sampai saat ini kita masih fokus di tahap pencarian belum ke tahap rescue atau evakuasinya," kata Letkol Nainggolan.

Dandim mengatakan wilayah Distrik Hoeya yang diduga menjadi lokasi insiden pesawat Twin Otter PK-CDC itu hingga kini belum memiliki perangkat Koramil dan Polsek yang bisa menginformasikan adanya temuan pesawat tersebut.

Adapun pelibatan pasukan darat bisa saja dilakukan jika sudah mengetahui posisi keberadaan pesawat Twin Otter PK-CDC.

"Yang jelas kita berharap untuk tahap pencarian hari ini bisa menemukan hasil, mudah-mudahan bisa mendapatkan titik terang," harap Letkol Nainggolan. (Ricky)

Dibaca 56 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX