Paling Lambat Reshuffle Pejabat Eselon II Dilaksanakan Januari 2020   | Pasific Pos.com

| 15 December, 2019 |

Paling Lambat Reshuffle Pejabat Eselon II Dilaksanakan Januari 2020  

Papua Barat Penulis  Kamis, 19 September 2019 12:34 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Bintuni, TP - Bupati Teluk Bintuni, Ir. Petrus Kasihiw, MT mengatakanpengisian jabatan Eselon 2 yang kosong pasca ditinggalkan pejabat lama karena pensiun, belum bisa dipastikan, karena dirinya belum menerima hasil seleksi.

“Mungkin Sekda sudah terima, tapi saya belum. Lagian 11 asesor sudah selesai bekerja, terus Pansel Daerah sementara rampungkan tugasnya. Kalau sudah selesai mungkin mereka akan lapor saya. Sehingga, kita bisa melanjutkan ke tahap berikut terkait pengisian kekosongan dan rolling jabatan,” ucap Bupati yang ditemui di kantor Setda Teluk Bintuni, Senin (16/9).

Bupati menegaskan, kekosongan jabatan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) ini tidak membuat terganggunya aktivitas pemerintahan khususnya pelayanan publik. Pasalnya, di beberapa OPD yang hanya diisi pelaksana tugas, terbukti pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan seperti biasa.

“Posisi yang sangat penting itu ada di BPKAD, tetapi sementara saya tunjuk Sekda sebagai Plt di situ. Nanti selanjutnya kita akan tunjuk Plt baru yang akan jalankan tugas kepala. Kenapa demikian, karena pejabat lama pensiun disaat proses rekrutmen sedang jalan. Jadi, kita kesulitan karena tidak mungkin beliau diganti sebelum waktunya,” papar Bupati.

Ditanya target waktu untuk melakukan reshuffle, Bupati menyatakan jika semua aspek telah lengkap maka bisa dilakukan secepatnya. Akan tetapi, Bupati menuturkan bahwa sampai saat ini tim masih bekerja.

“Secara pribadi saya menginginkan secepatnya. Kalau masih seperti dulu gampang saja, tinggal saya tunjuk siapa disitu, selesai. Tapi sekarang tidak mungkin, karena sudah ada aturannya,” tutur Bupati.

Bupati pun menambahkan, dirinya akan melihat pada kondisi dilapangan. Artinya, kalau hasil seleksi sudah rampung, maka tinggal disesuaikan pada situasi dan kondisi kerja.

“Kalau sementara mengelola anggaran, tidak mungkin kita lakukan reshuffle. Pastinya, kita harus tunggu paling cepat Desember 2019 atau mungkin lewat sedikit di bulan Januari 2020,” tukas Bupati. [VLI-R4

Dibaca 85 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX