Dirut Baniyau Siap Tarik Aset Pemkab Jayapura yang Dikuasai Pihak Tertentu | Pasific Pos.com

| 22 October, 2019 |

Direktur Utama Perusda Baniyau, Izak R. Hikoyabi, SE Direktur Utama Perusda Baniyau, Izak R. Hikoyabi, SE

Dirut Baniyau Siap Tarik Aset Pemkab Jayapura yang Dikuasai Pihak Tertentu

Kabupaten Jayapura Penulis  Kamis, 19 September 2019 12:12 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

SENTANI - Pasca dilantik secara langsung oleh Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, S.E., M.Si., pada Rabu (18/9) pagi, l Direktur Utama baru Perusahaan Daerah (Perusda) Baniyau mengaku akan mengevaluasi penertiban dan menarik kembali aset milik Pemerintah Daerah Kabupaten Jayapura yang kini ditempati oleh orang-orang tertentu. Bahkan siap memberikan kontribusi ke daerah dengan memberikan pemasukan minimal Rp 25 juta perbulan disisa waktu 3 bulan kedepan.

Hal itu diungkapkan Direktur Utama Perusda Baniyau, Izak R. Hikoyabi, SE., kepada wartawan usai pelantikan di Aula Lantai II Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura.

Izak menyampaikan, setelah dirinya dilantik pada sisa waktu 3 bulan kedepan PD Baniyau dalam memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan di kabupaten jayapura, akan lebih fokus dalam melihat sumber keuangan yang mengacu pada peraturan daerah (Perda).

“Beberapa Bulan ke depan usaha nyata akan dikerjakan, aset milik pemerintah daerah seperti bangunan yang sudah lama di tempati oleh orang tertentu akan dievaluasi, dan akan ditarik lagi, selanjutnya memperhatikan bisnis plan PD Baniyau dalam memulai pekerjaan"terang Ishak.

Disinggung soal dana penyertaan modal 9 milyar kepada PD Baniyau 2 tahun belakangan namun tidak memberikan kontribusi maksimal terhadap daerah, dirinya menyampaikan kondisi tersebut disebabkan beberapa persoalan yang penyelesaiannya butuh waktu lama, seperti penyelesaian kasus tanah tempat dibangun perumahan, namun status kepemilikan tanah belum dikelola secara penuh oleh PD Baniyau.

Sesuai dengan aturan dan peruntukannya, perumahan dibangun lebih diprioritaskan kepada pegawai ASN di kabupaten jayapura, karena itulah pekerjaan rumah PD Baniyau saat ini akan lebih menitikberatkan pada penguasaan lahan kepada PD Baniyau, selanjutnya setelah PD Baniyau secara resmi menguasai tanah dimaksud, baru akan mengajukan permohonan kepada Pemda agar perumahan dapat di jual untuk masyarakat umum.

“Kami bersama dewan direksi harus ada sesuatu yang bisa kami dapatkan selama tiga bulan, setelah itu kita akan melihat di bisnis plan di 2020 s/d 2024, kalau yang saya tahu 2 milyar per tahun target dikasih ke PD Baniyau,” tuturnya.

Ia menambahkan, dalam mengemban tugas sebagai direktur baru dia tidak mempersoalkan kinerja pengurus sebelumnya , justru sebaliknya sebagai direktur baru tetap merangkul dan mengajak pengurus lama untuk sama-sama bekerja, agar Perbulannya minimal bisa memperoleh paling sedikit 250 juta dari perolehan hasil usaha perusahaan .

“PD Baniyau dalam bekerja tetap diawasi BPKP , dalam 3 bulan kedepan kita Clear kan masalah ini, biar jelas karena rumah itu kemarin kalau tidak salah 11 unit untuk diserahkan pada atlet juga belum Clear, biar jelas yang dikasih kepada atlet," tukas Ishak.

Dibaca 72 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.