Vincentius: Orang Merauke Tidak Boleh Mati Karena Kekurangan Darah | Pasific Pos.com

| 18 October, 2019 |

Ketua PMI Cabang Merauke, Vincentius Mekiuw saat menyerahkan hadiah (foto:iis) Ketua PMI Cabang Merauke, Vincentius Mekiuw saat menyerahkan hadiah (foto:iis)

Vincentius: Orang Merauke Tidak Boleh Mati Karena Kekurangan Darah

Papua Selatan Penulis  Rabu, 18 September 2019 13:38 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,- Ketua PMI Cabang Merauke, Vincentius Mekiuw mengemukakan bahwa PMI terus berupaya untuk dapat berbuat yang terbaik bagi masyarakat yang ada di Kabupaten Merauke. Seperti yang diketahui bahwa PMI berkaitan dengan darah yang dibutuhkan dalam kehidupan manusia, sesuai dengan slogan yakni setetes darah sangat berguna bagi keselamatan jiwa manusia.

“Oleh sebab itu PMI bekerja keras agar dapat melayani masyarakat Merauke dan ini semua sudah menjadi komitmen kami bahwa orang Merauke tidak boleh mati karena kekurangan darah,”jelasnya pada resepsi HUT PMI di halaman Kantor UTD PMI, Selasa (17/9). Lebih lanjut ia menjelaskan, masyarakat harus memiliki kesadaran untuk menyumbangkan darah kepada siapapun tanpa memandang perbedaan suku maupun agama.

Kita harus menyayangi dan membantu sesama manusia yang membutuhkan, sesuai dengan komitmen PMI untuk bekerja dalam hal kemanusiaan. Dengan demikian hidup manusia bisa terus sehat, tentram dan aman. Semua itu harus dapat diwujudkan oleh seluruh komponen di negara ini, dimana semua orang yang tinggal di negeri ini harus merasa nyaman, dan sehat demi menjadi bangsa yang kuat. Sesuai dengan tema yang diusung pada HUT PMI tahun ini dimana kata tangguh yang tertulis di dalamnya memiliki arti luas yakni kita harus hidup bermasyarakat dan senantiasa saling membantu.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, dalam kurun waktu terakhir ini pihak PMI memang cukup banyak membutuhkan darah hingga 400 kantong/bulan. Namun diakui target ini tidak pernah tercapai. Oleh karena itu PMI gencar mensosialisasikan kepada masyarakat tentang keberadaan PMI dan pentingnya berdonor. Upaya ini akhirnya membuahkan hasil karena pada dua bulan terakhir Merauke mampu memenuhi kebutuhan darah tanpa mengalami kekurangan. “Ke depan semua ini tetap harus dipertahankan demi membantu orang Merauke. Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu menyumbangkan darah selama ini,”pungkasnya.

Dibaca 41 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.