Pekan Budaya Sentani Menjadi Ajang Penampilan Kebudayaan Asli Buyakha | Pasific Pos.com

| 22 October, 2019 |

Tarian khusus Sentani yang mengisi Pekan Budaya Sentani. Tarian khusus Sentani yang mengisi Pekan Budaya Sentani.

Pekan Budaya Sentani Menjadi Ajang Penampilan Kebudayaan Asli Buyakha

Kabupaten Jayapura Penulis  Selasa, 17 September 2019 12:37 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

SENTANI – Pekan Budaya Sentani (PBS) yang sukses dilaksanakan bulan lalu merupakan sebuah kegiatan bernuansa budaya yang dilakukan secara swadaya oleh masyarakat dua kampung, yakni Kampung Hobong dan Kampung Ifar Besar tersebut menjadi ajang penampilan budaya asli masyarakat Sentani (Buyakha).

Kegiatan tersebut telah berlangsung selama lima hari, terhitung dari tanggal 26 – 30 Agustus di Pantai Howe Distrik Sentani. PBS diisi dengan berbagai atraksi budaya, menampilkan atribut-atribut kebudayaan serta tari-tarian asli dari masyarakat asli Sentani.

“Sejumlah penampilan bernuansa budaya diperagakan pada Pekan Budaya Sentani tahun 2019, sebagai tahun pertama pelaksanaan berlangsung dengan sukses,” sebut Ketua Panitia PBS ke-I tahun 2019, Elvis Kabey saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (16/9) siang.

Lebih lanjut, Kabey menyebutkan bahwa semua fasilitas penunjang lainnya di lakukan secara swadaya oleh masyarakat sehingga usai dari pelaksanaanya muncul rasa memiliki terhadap budaya-budaya yang ditampilkan saat pekan budaya Sentani berlangsung.

Pria yang kesehariannya menjabat sebagai Kepala Bidang Kebudayaan pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jayapura ini menerangkan bahwa, hal utama yang menjadi alasan baginya saat menggelar PBS adalah potensi wisata dari pantai Howe dan nilai-nilai budaya yang tersimpan dalam atraksi, tarian dan aksesoris masyarakat Sentani.

Menurutnya, Kabupaten Jayapura telah dicanangkan sebagai salah satu kabupaten di Papua yang mempunyai destinasi wisata sangat baik. Termasuk Pantai Howe memiliki pemandangan alam yang indah, karena itu akan dikembangkan menjadi salah satu destinasi wisata di daerah ini.

Selain karena keindahan alam Howe, hal lain yang tidak kalah pentingnya adalah potensi kebudayaan masyarakat asli Suku Sentani (Buyakha). Dimana, ada berbagai macam tari-tarian tradisional, ukir-ukiran dan sejumlah benda-benda budaya asli lainnya telah ditampilkan lewat PBS.

“Kami beranggapan bahwa untuk memulai sesuatu yang baik tentu membutuhkan pengorbanan dan kesabaran. Disana-sini akan terdapat berbagai kekurangan dan kesemuanya itu menjadi penyemangat bagi kami untuk lebih giat lagi bekerja,” ungkapnya.

Elvis menandaskan, komitmen untuk mengembangkan PBS di waktu-waktu mendatang telah bulat dan kuat. Baginya, lebih baik memulai dengan keterbatasan dari pada tidak dimulai sama sekali. Sebab dirinya yakin PBS tahun ini akan menjadi awal untuk kebangkitan budaya di Buyakha Bu.

“Peserta yang telah tampil di acara PBS ke-I tahun 2019 terdiri dari sanggar-sanggar tari, kelompok dan pribadi kerajinan tangan berupa ukir-ukiran serta masyarakat adat dari semua kampung yang terdapat di Danau Sentani (Buyakha Bu),” tukasnya.

Dibaca 45 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX