KONI Papua Warning Keras Atlet dan Pelatih PON 2020 | Pasific Pos.com

| 21 October, 2019 |

KONI Papua Warning Keras Atlet dan Pelatih PON 2020

Olahraga Penulis  Senin, 16 September 2019 15:01 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA,- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Papua memberikan warning (peringatan) kepada pelatih dan atlet dari cabang olahraga yang tidak mau mengikuti program yang digagas oleh Puslatprov KONI Papua, Character Building dan Achievement Motivation Training (AMT).

Penegasan itu disampaikan Sekretaris Umum KONI Papua, Kenius Kogoya kepada wartawan usai memimpin upcara pembukaan gelombang III Character Building dan Achievement Motivation Training (AMT), di Rindam XVII Cenderawasih, Sentani, Kabupaten Jayapura, Senin, (16/9/2019).

Kenius menegaskan, hingga gelombang ketiga kegiatan Character Building dan AMT, masih ada cabang olahraga yang tidak mengirimkan atletnya maupun pelatihnya tanpa alasan yang jelas. “Cabor yang tidak mengikuti program Puslatprov tersebut tentu kita pasti warning, karena kegiatan ini sudah menjadi program puslatprov yang wajib diikuti setiap atlet, pelatih dan offisial, tanpa terkecuali,” tegasnya.

Kenius menyatakan, jika atlet dan pelatih yang tidak mengikuti Character Building dan Achievement Motivation Training (AMT), maka bisa dicoret termasuk cabang olahraganya dari Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2020.

“Mereka yang tidak ikut tanpa sebab dan alasan pasti kita garis merah, karena saat ini pemerintah sedang membahas pengurangan cabor, jadi kalau tidak disiplin tunggu saja, jadi pasti kita akan kurangi,” sambungnya.

Kenius menambahkan, Character Building dan AMT merupakan program yang sangat bermanfaat bagi para atlet dan pelatih untuk menuju Papua prestasi. “Chracter building untuk membekali atlet, supaya karakter mereka terbentuk menjadi atlet yang punya jati diri, memiliki jiwa juara, dan menjadi pondasi bagi para atlet saat mengikuti TC jangka panjang kedepannya. Jadi kalau tidak ikut kegiatan ini dipastikan tidak akan berprestasi dengan baik, karena disiplin itu merupakan nafas bagi seorang atlet, sehebat apapun atlet jika tidak disiplin maka akan sia-sia,” ujarnya.

Dengan demikian, Kenius berharap kepada cabor yang belum mengirim atlet dan pelatihnya untuk mengikuti Character Building dan Achievement Motivation Training (AMT), maka, pekan depan mengikuti Character Building gelombang keempat dan kelima.

“Saat ini sudah gelombang ketiga dan bagi para atlet yang belum ikut pada gelombang sebelumnya, saya minta untuk ikut pada dua gelombang terakhir. Wajib ikut kalau tidak ikut, mohon maaf lebih tidak usah ikut PON,” tegasnya.

Character Building dan Achievement Motivation Training (AMT) tahap ketiga diikuti oleh 196 atlet dari 9 cabang olahraga. “Character Building tahap ketiga ini sebenarnya diikuti 200 atlet, tapi masih ada cabor yang bandel, pekan depan mereka harus ikut, kalau tidak, atletnya tidak usah ikut PON,” pungkasnya.

Dibaca 126 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.