Percepat Pembangunan Gereja GBI Bukit Moria, Bupati Mamteng Bantu Rp100 Juta | Pasific Pos.com

| 21 November, 2019 |

Percepat Pembangunan Gereja GBI Bukit Moria, Bupati Mamteng Bantu Rp100 Juta

Lintas Daerah Penulis  Sabtu, 14 September 2019 13:40 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA-Setelah memberikan bantuan bagi gereja Katolik Kristus Jaya Wamena bulan lalu, Bupati Kabupaten Mamberamo Tengah, Ricky Ham Pagawak,SH,MSi kembali melakukan hal yang sama untuk Gereja Bethel Indonesia (GBI) Bukit Moria Wamena. Bantuan yang diberikan kepada jemaat Bukit Moria Wamena itu senilai Rp100 juta.

Bantuan dari Bupati Ricky Ham Pagawak itu diserahkan Kabag Orpan Setda Kabupaten Mamberamo Tengah Steven Payokwa yang diterima Wakil Ketua Pembangunan gedung gereja Bukit Moria, Engko Wanimbo beberapa waktu lalu di Wamena.

Kabag Orpan Steven Payokwa mengatakan, bantuan yang diberikan kepada jemaat Bukit Moria Wamena untuk mempercepat pembangunan gedung gereja ini sehingga bisa secepatnya digunakan.

“Gedung gereja ini pembangunannya sudah sembilan puluh persen selesai, maka bantuan yang diberikan senilai Rp100 juta ini bisa dipakai untuk membeli kebutuhan untuk mempercepat penyelesaian pembangunanya,” ujarnya.

Dia meminta jemaat untuk tidak melihat jumlah bantuan yang diberikann bupati. Namun dari komitmen untuk membantu pelayanan kepada gereja-gereja yang ada, tanpa membedakan dari mana asal gereja.

“Saya menyampaikan permintaann maaf, karena pak bupati tidak bisa hadir untuk menyerahkan bantuan secara langsung, namun beliau punya niat yang tulus untuk membantu jemaat yang ada,” katanya.

Dia berharap, bantuan yang diberikan ini, bisa digunakan sebaik-baiknya untuk membeli apa yang masih menjadi kekurangan dari panitia pembangunan.

Wakil Ketua Pembangunan gedung gereja Bukit Moria, Engko Wanimbo menyampaikan terima kasih atas bantuan yang sudah diberikan Bupati Mamberamo Tengah.

Menurutnya, biarlah taburan yang diberikan Bupati Ricky Ham Pagawak ini, Tuhan lipat gandakan dalam tugas dan pelayanan dalam pemerintahan.

Dia mengaku, sempat berpikir dari mana untuk membayar ongkos tukang yang nilainya mencapai Rp110 juta. Namun syukur sebab Tuhan bekerja sehingga ada bantuan dari bupati.

Dia mengatakan, bantuan yang diberikan ini akan digunakan dengan sebaik-baiknya untuk membayar tukang sehingga mereka dapat menyelesaikan apa yang menjadi kekurangan pembangunan gereja ini.

Dia meminta jemaat untuk terus bergumul agar pembangunan gereja dapat selesai, sehingga bisa digunakan untuk ibadah maupun pelayanan kepada jemaat. (Humas)

Dibaca 92 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.