Persipura Pindah Homebase ke Sidoarjo | Pasific Pos.com

| 22 October, 2019 |

Persipura Pindah Homebase ke Sidoarjo

Olahraga Penulis  Sabtu, 14 September 2019 13:37 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura - Persipura Jayapura kembali melakoni laga kandang di luar Papua saat menjamu Persela Lamongan, Minggu (15/09/2019) dalam lanjutan kompetisi Liga 1 2019.

Namun kabar mengejutkan datang dari manajemen Persipura Jayapura, dimana tim mutiara hitam diharuskan pindah homebase sementara di Sidoarjo Jawa Timur dikarenakan Stadion Aji Imbut Tenggarong akan digunakan untuk kegiatan pemerintah setempat, maupun tidak mendapatkan ijin dari pihak keamanan. Bahkan laga Persela tanpa penonton.

"Iya benar, karena di Aji Imbut tenggarong ada kegiatan pemda, sehingga Polres tidak keluarkan ijin pertandingan. Nah manajemen memilih Sidoarjo utk sementara laga home Persipura vs Persela, pihak keamanan (Polres Sidoarjo) pun mengijinkan pertandingan tgl 15 september tanpa penonton," Hal itu disampaikan Sekretaris Umum Persipura Jayapura Rocky Bebena kepada Papua Sport melalui pesan singkatnya, Jumat (13/09/2019) siang.

Rocky mengungkapkan pemindahan homebase selama kompetisi sangat merugikan tim dalam melakoni kompetisi yang konsekuensi nya menjadi tim musafir.

"Rugi jelas, harusnya kita main di Jayapura lebih bagus. Jangankan ke Sidoarjo, di Aji Imbut juga kami rugi, tapi konsekuensi jadi tim musafir harus tetap jalan," tegasnya.

Sementara itu Pelatih Persipura Jayapura Jackson F. Tiago ketika di konfirmasi membenarkan pemindahan homebase timnya, namun ketika disinggung apakah penyebab pindah homebase maupun mengganggu persiapan tim.

Pihaknya mengaku tidak mempersoalkan hal tersebut dan hanya fokus mematangkan persiapan tim jelang menghadapi Persela Lamongan.

"Itu wilayah management/panpel, karena mereka yang jalankan tugas soal domisili. Apapun yang harus kita jalankan, kami akan siap dengan diback up ilmu yang cukup untuk sesuaikan program kami dengan perubahan-perubahan seperti ini," katanya.

Pelatih asal Brasil ini pun mengharapkan dengan situasi ini pecinta dan masyarakat Papua bisa mendukung dalam doa, bahkan pemangku kebijakan bisa membantu tim agar bermain di Jayapura.

"Semoga doa masyarakat Papua tetap mengalir dan menjadi motivasi kami untuk hadapi tantangan ini," tutupnya.

Dibaca 112 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.