Pasien Hemodialisa RSUD Puas Terhadap Layanan Yang Diberikan | Pasific Pos.com

| 19 November, 2019 |

Frida Paliama saat dirawat (foto:ist) Frida Paliama saat dirawat (foto:ist)

Pasien Hemodialisa RSUD Puas Terhadap Layanan Yang Diberikan

Papua Selatan Penulis  Rabu, 11 September 2019 13:47 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,- Frida Paliama (43) adalah seorang peserta Program JKN-KIS yang pernah merasakan manfaat sebagai pengguna Kartu JKN-KIS. Suaminya adalah seorang Aparat Sipil Negara (ASN) di Dinas Pertanian Kabupaten Merauke. Frida Paliama merupakan salah satu pasien Hemodialisa (HD) di Rumah Sakit Umum Daerah Merauke (RSUD) Merauke yang rutin melakukan cuci darah sesuai dengan ketentuan dari rumah sakit yang ditemui tim Jamkesnews, Rabu (04/09).

Seperti diketahui bahwa Hemodialisa adalah metode pencucian darah dengan membuang cairan berlebih dan zat-zat yang berbahaya bagi tubuh melalui alat dialysis untuk menggantikan fungsi ginjal yang rusak. Perawat yang ada di RSUD Merauke dan perlengkapan peralatan medis seperti Mesin Hemodialisis yang siap pakai dan spesifikasi teknik sesuai standar keselamatan pasien minimal terdapat 1 mesin cadangan yang siap setiap saat di unit dialisis untuk setiap 6 mesin HD.

Saat ditemui tim Jamkesnews di ruang Hemodialisa RSUD Merauke, suami dari Frida ini mengungkapkan pengalamannya dalam menggunakan Program JKN-KIS saat berobat di rumah sakit dan saat ditanya tentang pelayanan. “Untuk melakukan cuci darah di RSUD Merauke ini, telah dilakukan selama 1 tahun dan berjalan baik. Awalnya luka kecil dan untuk proses penyembuhannya sangat lama dan ternyata setelah didiagnosa istri saya mengalami sakit diabetes dan darah tinggi,” ujar suaminya.

Ditambahkannya, karena istri saya membutuhkan penangangan lebih lanjut maka dirujuk dari Puskesmas Bupul tempat kami terdaftar di FKTP ke RSUD Merauke. Namun karena saat itu RSUD Merauke merujuk lagi ke RS yang ada di Surabaya untuk dilakukan tindakan operasi. Setelah itu kami kembali ke Merauke, dan istri saya menjalani pengobatan secara intensif di RSUD Merauke dan dianjurkan untuk melakukan cuci darah sebanyak 2 kali dalam seminggu. Awalnya istri saya merasa sedikit sesak di dada dan dianjurkan untuk melakukan cuci darah sebanyak 2 kali dan setelah normal kembali menjalani cuci darah sebanyak 2 kali dalam seminggu.

“Pelayanan hemodialisis sudah banyak dilakukan di rumah sakit dan diperlukan standar pelayanan hemodialisis. Untungnya biaya perawatan semua dijamin oleh Program JKN-KIS, dan kami betul-betul merasakan manfaatnya. Selama menjalani pengobatan cuci darah kami pun merasa puas dan sama sekali tidak mengeluarkan biaya apapun dan petugas medis di RSUD Merauke pun melayani dengan sangat baik dan ramah,”tutupnya.

Dibaca 80 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.