Unmus Gelar Workshop Pengenalan Kekayaan Intelektual | Pasific Pos.com

| 18 October, 2019 |

Prof.Dr.Ir.Abu Bakar Tawali saat memberi materi workshop (foto:iis) Prof.Dr.Ir.Abu Bakar Tawali saat memberi materi workshop (foto:iis)

Unmus Gelar Workshop Pengenalan Kekayaan Intelektual

Papua Selatan Penulis  Rabu, 04 September 2019 16:44 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,-Unmus Senin lalu menggelar workshop pengenalan kekayaan intelektual dan manajemen sentra HKI dengan menghadirkan narasumber Prof.Dr.Ir.Abu Bakar Tawali dipusatkan di ruang rapat dekanat. Kegiatan tersebut didanai oleh hibah dari Kementerian Ristek Dikti Bidang Evaluasi Kekayaan Intelektual dimana Unmus diberikan bantuan untuk mengupayakan agar sentra HKI ini dapat bermanfaat bagi para dosen, khususnya di lingkup Unmus dan bagi masyarakat secara umum jika ingin mendaftarkan kekayaan intelektualnya.

Mulyadi Alrianto Tajuddin, SH, MH selaku Divisi Hukum Sentra HKI UNMUS kepada ARAFURA News di sela-sela workshop mengemukakan bahwa ada 7 kekayaan intelektual yang dimaksudkan di sini, antara lain yang menyangkut dengan hak cipta, hak paten, hak merek dan lain sebagainya. Namun pada intinya, khusus untuk kekayaan intelektual ini pihaknya hanya terfokus pada hak paten dan hak cipta yang erat hubungannya dengan pengembangan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dihasilkan oleh dosen.

“Pemateri yang kami undang pada workshop kali ini memang pakar dari UNHAS karena pernah menjabat sebagai Kepala Sentra HKI UNHAS dan sudah memiliki 5 hak paten yang resmi terdaftar. Jadi sosok Prof.Dr.Ir.Abu Bakar Tawali kami anggap cocok menjadi motivator bagi para dosen untuk dapat melakukan riset dan pengabdian yang nantinya dapat didaftarkan menjadi hak paten dan bisa dikomersilkan,”jelasnya. Lebih lanjut ia menjelaskan, peserta workshop berasal dari lingkup Unmus namun tidak semua dosen diundang karena hanya dikhususkan kepada dosen-dosen yang pernah mengadakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang judulnya berpotensi untuk didaftarkan sebagai kekayaan intelektual, baik hak cipta maupun paten sederhana.

Dibaca 67 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.