Ribuan Warga Asmat Gelar Perarakan Salib Jelang HUT ke-50 Keuskupan Agats | Pasific Pos.com

| 12 December, 2019 |

Ribuan Warga Asmat Gelar Perarakan Salib Jelang HUT ke-50 Keuskupan Agats

Papua Selatan Penulis  Selasa, 03 September 2019 21:15 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Asmat-Ribuan warga Asmat gelar perarakan Salib jelang HUT Keuskupan Agats ke-50 tahun bulan November 2019 mendatang.

Perarakan salib 50 tahun Keuskupan Agats dimulai dari sejumlah stasi dan paroki yang berada di kampung dan distrik setempat beberapa minggu yang lalu dan berakhir di Ibu Kota Distrik Agats, Kabupaten Asmat

Perarakan di Kota Agats, warga merayakanya membawa salib dan diawali dari Kampung Suru Distrik Agats dan lanjut mengeliling beberapa ruas jalan di Agats.
Perayaan di Ibu Kota itu, dihadiri Sekda Asmat Barthomeus dan OPD Asmat beserta jajaran

Uskup keuskupan agats, Mgr.Aloysius Murwito,Ofm mengatakan Salib sebagai sebuah misteri keselamatan yang dipakai oleh Tuhan untuk menyelamatkan kita semua
Salib itu berkaitan dengan kedatangan injil yang mengubah kehidupan masyarakat

Uskuo menegaskan bahwa perarakan salib ini untuk mengenang sekaligus merayakan Hut ke 50 Tahun keuskupan Agats sehingga semua umat dilibatkan dan merasakan perarakan salib ini

"Injil masuk selama 60 tahun dan keuskupan Agats telah berusia 50 tahun, maka perlu direnungi pelayananya melalui perayaan yang digelar" ujar Uskup

Uskup berharap,dengan momen perarakan salib ini dapat mengesan di hati Umat dan diharapkan mempunyai dampak bagi generasi muda asmat
Hal ini untuk.mendorong, rasa cinta warga kepada Tuhan yesus yang mengasihi semua orang,

Melalui salib, semoga kita dirangkul dalam suatu keluarga besar gereja katolik, terkesan dalam generasi muda asmat dan rasa cinta bagi Tuhan yesus tetapi juga terhadap gereja

Selain itu sekda Asmat menambahkan bahwa Perarakan salib ini mulai dari stasi ke stasi dengan kehadiran salib begitu antusias bagi umat katolik kususnya dalam kehadiran salib itu sendiri

Ini membuktikan bahwa sesungguhnya di hati umat katolik secara pribadi terdalam mereka masih merindukan kehadiran salib itu dan injil masuk di asmat terlihat jelas melalui antusias mereka dalam mengantar salib dari stasi ke stasi

Perarakan di mulai dari pantai kasuari masuk kampung suru,kaye disambut dengan baik Dengam peristiwa ini, satu kesempatan dimana umat katolik asmat ini merupakan ajang dimana mereka boleh menumbuhkan kesadaran atas gereja injil atau salib itu sendiri

Terutama di agats, ini tidak terikat pada kelompok rumpunya sendiri dari 12 rumpun yang ada di asmat semuanya sangatlah berbaur sehingga mereka sangat senang menerima kehadiran injil salib dengan gereja katolik

Sekda berharap, kegiatan ini merupakan waktu dimana memberi tanda kesadaran orang katolik Asmat agar benar tumbuh sehingga kedepan diharapkan gereja dapat dijaga oleh mereka dengan baik

Dibaca 96 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.