Menteri PUPR Tinjau Lokasi Kebakaran di Kota Jayapura | Pasific Pos.com

| 19 November, 2019 |

Wali Kota Jayapura Dampingi Menteri PUPR tinjau lokasi kebakaran di Kompleks Lantamal X Jayapura Wali Kota Jayapura Dampingi Menteri PUPR tinjau lokasi kebakaran di Kompleks Lantamal X Jayapura

Menteri PUPR Tinjau Lokasi Kebakaran di Kota Jayapura

Info Papua Penulis  Selasa, 03 September 2019 19:23 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

 

JAYAPURA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono bersama rombongannya meninjau lokasi kebaran paska demo rasis berujung anarkis pada Kamis (29/08/19) lalu, yang mengakibatkan hilangnya harta benda milik warga.

Dalam kunjungannya, Basuki meninjau lokasi kebakaran (ruko dan kantor) di Kompleks Lantamal X Jayapura, Telkomsel Jayapura, MRP, Kantor BEA Cukai Jayapura, Kantor Gubernur Papua, Kantor KPU Papua, dan Komnas HAM Papua, didampingi Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano, Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, Sekda Papua T.E.A Hery Dosinaen, dan sejumlah instansi teknis terkait.

"Kami ke sini (Kota Jayapura) ditugaskan Pak Presiden untuk segera membersihkan, segera memperbaiki, dan membantu masyarakat," kata Basuki di lokasi kebakaran, Selasa (03/09/19).

Menurut Basuki, pemerintah pusat terus berupaya menanggulangi berbagai kerusakan fasilitas publik, yang terkena dampak pembakaran akibat demo berujung anarkis pada Kamis (29/08/19) akan ditangani oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Kami mendapat dukungan dari Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional XVIII Jayapura dan PUPR Papua. Bantuan kepada masyarakat menggunakan dana stimulan tapi itu butuh Perpres untuk penanganannya. Setelah meninjau lokasi kebakaran ini, langsung dilaporkan kepada Pak Presiden," ujarnya.

Sementara, untuk penanganan kantor pemerintahan yang ikut kena dampak kebakaran, dikatakan Basuki, dalam minggu ini (ruko dan kantor) sudah dilakukan penanganan mulai dari pembersihan.

"Setelah semuanya bersih, baru mulai dilakukan perbaikan. Bantuan untuk ruko milik warga akan diberikan bantuan stimulan melalui BPNB dan Kementerian Sosial. Anggarannya berapa, itu akan ditetapkan oleh presiden. Bantuan untuk 10 perkantoran yang rusak berat menggunakan dana APBN disiapkan Rp100 miliar," jelasnya.

Dibaca 92 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.