Polda Papua Dalami Aktor Dibalik Kerusuhan Jayapura | Pasific Pos.com

| 21 October, 2019 |

Kapolda Papua, Irjen Pol Rudolf R Rodja Kapolda Papua, Irjen Pol Rudolf R Rodja

Polda Papua Dalami Aktor Dibalik Kerusuhan Jayapura

Headline Penulis  Minggu, 01 September 2019 14:39 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA - .Kepolisian Daerah (Polda) Papua tengah menyelidiki provokator kerusuhan dalam aksi unjuk rasa protes rasisme yang berlangsung di Kota Jayapura, pada Kamis (29/8).

“Kami sedang selidiki, tim sedang bekerja sekarang,” kata Kepala Kepolisian Daerah Papua, Inspektur Jenderal Polisi Rudolf Albert Rodja saat dihubungi melalui via telepon seluler.

Jenderal asal Nusa Tenggara Timur ini menduga ada yang pihak memprovokasi massa untuk melakukan pengrusakan terhadap instalasi pemerintah, rumah warga dan tempat usaha warga. “Ada yang memprovokasi massa, ini yang kami sesali,” tuturnya.

Polda Papua, kata Rodja, telah mendapat bantuan 1.250 personel BKO dari Korps Brimob, Brimob Kalimantan Tengah dan Brimob Kalimantan Timur untuk mengamankan kamtibmas di Papua. Selain Brimob, pengamanan di Papua juga diperkuat dari anggota TNI, baik dari Marinir dan Yonif 501 Kostrad.

“Ada 129 Marinir dan 200 dari Yonif 501 Kostrad, personel ini akan membantu Kodam XVII/Cenderawaih untuk mengamankan Papua,” papar Rodja.

Untuk mengantisipasi konflik horisontal meluas, Rodja mengklaim telah melakukan penyekatan agar kedua kelompok masyarakat yang tengah bertikai tidak bertemu. Imbauan juga disampaikan melalui shalat jumat, siang tadi.

“Kami memberikan imbauan saat shalat jumat dan langkah lainnya dari siang hingga sore. Mudah-mudahan kelompok yang bertikai dapat memahami agar dapat menjaga Papua,” katanya.

Sebelumnya, ribuan massa menggelar aksi unjuk rasa susulan di Kota Jayapura. Aksi yang berlangsung pada Kamis (29/8) berlangsung rusuh. Puluhan bangunan, sepeda motor dan mobil ludes dibakar.

Pecahnya kerusuhan di Jayapura sempat menyebabkan jaringan telekomunikasi seluler dan aliran listrik ke rumah pemukiman warga terputus. Kondisi ini menyebabkan situasi Kota Jayapura mencekam, bahkan aktivitas perkantoran dan perekonomian lumpuh.

Dibaca 84 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.